2 Agustus 2026

News Lampung Terkini

Portal Berita Lampung

Sekdaprov Lampung Pantau Langsung Pelaksanaan Test CAT Penerimaan PNS di Itera

Newslampungterkini.com – Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto memantau langsung pelaksanaan test CAT (Computer Asissted Test) penerimaan PNS tahun 2021 di Institut Teknologi Sumatera, Selasa (14/9/2021).

Sebanyak 2161 peserta akan mengikuti pelaksanaan test CAT yang diadakan selama 3 hari dari tanggal 14-16 September 2021. Tes ini ditujukan kepada Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan PPPK Non-guru alokasi pada Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.

Baca Juga :  Wakil Bupati Lepas 6 Siswa Sekolah Rakyat Asal Tubaba, BAZNAS Salurkan Beasiswa dan Bantuan

Dalam arahannya, Fahrizal mengucapkan terima kasih kepada para pelamar CPNS karena telah antusias dan merasa bertanggung jawab sebagai warga negara untuk mengabdi kepada negara demi meningkatkan pelayanan publik dalam hal mengisi pembangunan.

Menurutnya, hakikat seorang ASN berfungsi sebagai pelayan publik, pelaksana kebijakan publik dan juga berfungsi sebagai perekat pemersatu bangsa.

Baca Juga :  Hujan Tak Surutkan Semangat Warga, Bupati Egi Hadir Menguatkan Tradisi Sedekah Bumi yang Mengakar 206 Tahun

“Jadi dari 3 fungsi ini jelas, kalau ingin menjadi ASN niatnya harus luhur dan tulus menjadi pelayan publik,” ujarnya.

Fahrizal juga mengatakan Pemerintah membuka formasi untuk kaum disabilitas dan cumlaude. Hal ini membuktikan bahwa Pemerintah sangat mengharapkan putra-putri terbaik bangsa untuk melaksanakan tanggung jawabnya sebagai warga negara menjadi pelayan publik.

Baca Juga :  Purnama Wulan Sari Mirza Lepas Peserta Jalan Sehat Lansia, Wujudkan Lansia Sehat dan Bahagia

Fahrizal menegaskan bahwa pelaksanaan test ini sangat transparan, akuntabel dan dapat dipertanggung jawabkan sehingga peserta tidak perlu khawatir akan ada kecurangan-kecurangan dalam pelaksaannya.

“Jika ada saudara, tetangga atau orang lain yang dapat menjanjikan atau mengiming-imingi memberikan jalan supaya lulus agar jangan dipercaya, karena itu adalah sebuah tindak penipuan,” ujar Fahrizal.

(bbg/apm)