5 Agustus 2026

News Lampung Terkini

Portal Berita Lampung

Dinsos Tubaba Berhasil Pulangkan Perempuan Terlantar ke Keluarga

Newslampungterkini.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulang Bawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung, melalui Dinas Sosial (Dinsos) berhasil memulangkan seorang perempuan terlantar bernama Yeti Suriyati ke pangkuan keluarganya setelah melalui proses penelusuran identitas dan koordinasi lintas instansi.

Keberhasilan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Dinsos Tubaba dengan Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui SDM Rehabilitasi Sosial (Rehsos) dan SDM Program Keluarga Harapan (PKH). Tim melakukan pelacakan identitas hingga memastikan keberadaan keluarga Yeti Suriyati, Selasa (21/07/2026).

Baca Juga :  Ekonomi Lampung Tumbuh 5,29 Persen di Triwulan II-2026, Penyerapan Tenaga Kerja Meningkat

Setelah identitas dan alamat keluarganya dipastikan, Dinsos Tubaba melalui Bidang Rehabilitasi Sosial menyerahkan Yeti Suriyati kepada kakak kandungnya, Tarmuji, di kediamannya di Kelurahan Panaragan Jaya, RT 001/RW 002, Kecamatan Tulangbawang Tengah (TBT), Kabupaten Tubaba.

“Penanganan orang terlantar tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar selama proses penanganan, tetapi juga memastikan mereka dapat kembali ke lingkungan keluarga yang aman dan layak,” kata Kepala Dinas Sosial Tubaba, Nurkholis.

Baca Juga :  Sekolah Rakyat Tubaba Masuk Target Pembangunan Tahap III

Dinsos menegaskan, keberhasilan reunifikasi tersebut menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan dan pelayanan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan.

Sinergi antara pemerintah daerah, Kementerian Sosial, serta pendamping sosial dinilai menjadi faktor utama dalam memastikan proses pemulangan berjalan lancar.

Baca Juga :  Lampung Buka Babak Baru Pembangunan Berbasis Data Melalui Peluncuran Satelit Lampung-1

Dinsos Tubaba mengajak masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan warga yang diduga terlantar atau membutuhkan perlindungan sosial.

Dengan penanganan yang cepat dan kolaboratif, setiap warga yang terpisah dari keluarganya diharapkan dapat kembali memperoleh hak atas perlindungan, perhatian, dan kehidupan yang lebih baik bersama keluarga.(ar)

Baca Berita di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *