Bandar Lampung Terkini

18 September 2026

News Lampung Terkini

Portal Berita Lampung

Aksi Budaya Kontingen Bandar Lampung Pukau Penonton Fest Kreasi GTK 2026

Newslampungterkini.com – Tepuk tangan penonton pecah di GOR Ajisaka, Kabupaten Lampung Barat, Selasa malam, 1 September 2026. Panggung Pentas Seni Festival Kreasi Guru dan Tenaga Kependidikan (Fest Kreasi GTK) 2026 seketika berubah menjadi ruang pertunjukan budaya ketika Kontingen Kota Bandar Lampung tampil membawa warna khas Lampung.

Tak sekadar menyuguhkan pertunjukan seni, kontingen dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung menghadirkan perpaduan musik tradisional dan sastra yang dikemas dalam penampilan bernuansa kearifan lokal.

Petikan Gambus Klasik Lampung yang dimainkan Dahrizal, S.Hum, membuka suasana. Irama tersebut kemudian berpadu dengan tabuhan Bebano dan tiupan Serdam yang dimainkan Aristiano, S.Pd.

Baca Juga :  HUT ke-81 PMI, Gubernur Mirza Dorong Semangat Donor Darah dan Kepedulian Sosial

Perpaduan ketiga instrumen tradisional itu menciptakan atmosfer yang kental dengan nuansa budaya Lampung. Penonton pun tampak memberikan perhatian penuh mengikuti setiap bagian pertunjukan.

Suasana semakin khidmat ketika Elsa Wirantika, S.Pd, tampil melantunkan puisi berbahasa Lampung. Kata-kata yang sarat makna kearifan lokal mengalir di antara alunan musik tradisional.

Pertunjukan tersebut menjadi semakin menarik karena musik dan puisi tidak berdiri sendiri. Keduanya dirangkai menjadi satu kesatuan yang membawa pesan tentang kekayaan, keberagaman, dan identitas budaya Lampung.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Dorong Pengelolaan Zakat Diperkuat Hingga Tingkat Desa

Penampilan itu pun mendapat sambutan hangat dari penonton. Tepuk tangan meriah terdengar setelah para anggota kontingen menyelesaikan pertunjukan mereka di atas panggung.

Bagi Disdikbud Kota Bandar Lampung, respons tersebut menjadi apresiasi tersendiri atas upaya menghadirkan budaya lokal di tengah panggung Fest Kreasi GTK 2026.

Kepala Disdikbud Dr. M. Nur Ramdhan, M.Acc., Akt., CGAE., CA., ACPA, melalui Kepala Bidang Pendidikan Dasar Kusrina, M.Pd yang kesempatan itu mendampingi kontingen Bandar Lampung mengatakan, pilihan mengangkat musik dan sastra tradisional bukan sekadar untuk memenuhi unsur pertunjukan, tetapi juga menjadi bentuk kecintaan terhadap budaya daerah.

Baca Juga :  Pemprov Lampung dan Kementerian PKP Perkuat Kolaborasi Percepatan Bedah Rumah

“Penampilan ini bukan hanya seni, tapi juga bentuk kecintaan kami terhadap budaya Lampung. Kami ingin menunjukkan bahwa kearifan lokal masih relevan dan bisa dikemas dengan cara berbeda,” ujarnya.

Menurutnya, budaya tradisional memiliki ruang untuk terus berkembang tanpa kehilangan akar. Kreativitas dalam mengemas seni menjadi salah satu cara agar kekayaan budaya Lampung tetap dekat dengan generasi saat ini.(sn)

Baca Berita di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *