29 April 2026

News Lampung Terkini

Portal Berita Lampung

Warga Lampung Timur Protes Bau Tak Sedap Akibat Kandang Ayam

Newslampungterkini.com LAMPUNG TIMUR – Puluhan Warga geruduk keberadaan kandang ayam yang mengeluarkan aroma tak sedap di desa Gunung Pasir Jaya, kecamatan Sekampung Udik, Lampung timur (12/06/2019).

Mereka mendesak agar kandang ayam milik seorang warga Desa setempat itu ditutup, karena mengeluarkan bau busuk dan mengundang lalat.

Ketua Rukun Tetangga (RT) setempat Dani mengatakan, kedatangan puluhan warga itu karena resah dengan keberadaan kandang ayam yang telah mencemari lingkungan dan meminta hari ini juga pemilik kandang ayam menutup usahanya.

Baca Juga :  Peringati Hari Otonomi Daerah ke-XXX, Pemprov Lampung Dorong Digitalisasi dan Kemandirian Fiskal

“Ini sudah kami peringatkan sejak jauh-jauh hari. Hari ini kami sudah tidak tahan lagi, kami ramai-ramai dengan warga meminta kandang ayam ini harus segera di tutup,” ujar Dani.

Dani juga menambahkan bahwa sepengetahuan warga izin usaha ayam petelur milik Suhari itu adalah jual beli sembako.

“Saya dan warga lingkungan menuntut hari ini juga ayam harus di pindah ke tempat lain yang jauh dari pemukiman warga,” Tambah dia.

Baca Juga :  Wagub Jihan Sampaikan LKPJ 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Lampung

Pernyataan Dani dibenarkan oleh Kepala Desa Gunung Pasirjaya, Yudo Rusmono. Menurutnya izin kandang ayam milik keluarga Suhari sudah diketahui warga. Namun, hingga hari ini pemilik kandang belum juga ada upaya mau menutup usaha kandang ayamnya.

“Kita ikuti prosedurnya. Yang jelas gesekan ini sudah terjadi tiga kali sebenarnya, dan itu di selesaikan secara damai dan sebagainya, puncaknya terakhir itu, masyarakat tau kalau perizinan dikandang ini sudah habis. Kemudian masyarakat menuntut, lo kenapa kok masih berlanjut,” kata Yudo.

Baca Juga :  Wali Kota Eva Tegaskan Komitmen Serius Tangani Persoalan Banjir di Kota Bandar Lampung

Sementara itu untuk mengantisipasi hal hal yang tidak diinginkan aparat kepolisian dari Polsek Sekampung Udik melakukan upaya pengamanan bagi warga yang melakukan protes, hingga berita ini di terbitkan belum ada kesepakatan yang terjadi antara warga dan pemilik kandang ayam.

 

(Edi Arsadad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *