Unila Mantapkan Persiapan UTBK 2026, Siapkan 5.000 Kursi SNBT
Newslampungterkini.com – Universitas Lampung (Unila) menyatakan kesiapan sebagai pusat pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2026. Kegiatan yang rutin digelar setiap tahun ini dinilai semakin matang, baik dari sisi persiapan teknis maupun sumber daya manusia.
Humas Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Unila, Dr. Muhamad Komarudin, S.T., M.T., mengungkapkan koordinasi intensif telah dilakukan bersama panitia pusat guna memastikan seluruh tahapan berjalan lancar.
Tahun ini, Unila menyiapkan daya tampung Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) sekitar 5.000 kursi dari total 15.744 peserta. Pelaksanaan UTBK sendiri dijadwalkan berlangsung selama sembilan hari.
Menurut Komarudin, berbagai aspek teknis telah dipersiapkan secara menyeluruh, mulai dari lokasi tes, perangkat komputer, hingga administrasi seperti berita acara.
Peserta juga diberikan kesempatan untuk melihat lokasi ujian pada H-1 pelaksanaan guna memudahkan akses dan mengantisipasi keterlambatan. Mengingat ujian berlangsung pada hari kerja, peserta diimbau untuk datang lebih awal guna menghindari potensi kemacetan.
Dari sisi infrastruktur, Unila memastikan seluruh laboratorium komputer dan jaringan internet dalam kondisi optimal setelah melalui uji kelayakan dari panitia pusat.
Sistem pengamanan teknologi informasi juga telah diperkuat, termasuk penggunaan Uninterruptible Power Supply (UPS) pada setiap perangkat komputer untuk mengantisipasi gangguan listrik.
Apabila terjadi kendala teknis, peserta dapat segera berpindah perangkat tanpa mengurangi waktu ujian.
Dalam menjaga integritas pelaksanaan UTBK, Unila menerapkan sistem pengawasan ketat sesuai ketentuan panitia pusat. Para pengawas akan dibekali arahan khusus agar dapat menjalankan tugas secara profesional tanpa mengganggu konsentrasi peserta, sekaligus mampu mengantisipasi potensi kecurangan.
Selain itu, berbagai fasilitas penunjang juga disiapkan untuk kenyamanan peserta, seperti ruang ujian berpendingin udara, pengaturan jarak antarpeserta, serta pengendalian kebisingan.
Dukungan layanan kesehatan turut disediakan melalui petugas medis dan ambulans untuk mengantisipasi kondisi darurat. Pengamanan tambahan juga diterapkan melalui penggunaan metal detector dan CCTV, dengan pengaturan posisi kamera yang tidak mengarah langsung ke monitor peserta demi menjaga kerahasiaan soal ujian.
Unila juga mencatat pada pelaksanaan UTBK tahun ini terdapat peserta disabilitas, yakni tunarungu dan tunadaksa. Mereka tetap mengikuti ujian dengan materi yang sama seperti peserta lainnya, dengan penempatan di lokasi yang memiliki akses lebih mudah guna mendukung kelancaran dan kenyamanan selama pelaksanaan tes.
Berbeda dengan tahun sebelumnya, penentuan jadwal dan lokasi ujian tahun ini dilakukan secara terpusat setelah seluruh peserta menyelesaikan proses pendaftaran, guna pemerataan distribusi peserta.
Untuk menjaga kemurnian seleksi, Unila tidak menyelenggarakan kegiatan try out UTBK. Namun, peserta disarankan untuk berlatih secara mandiri melalui laman resmi SNBT yang menyediakan contoh soal sebagai gambaran pelaksanaan ujian.
“Sebagai pelaksana, kami berupaya semaksimal mungkin agar UTBK berjalan lancar, sehingga dapat menghasilkan calon-calon generasi unggul yang mampu berkontribusi bagi bangsa dan negara,” ujar Komarudin. (sn/ms)
Baca Berita Lain di Google News
