News Lampung Terkini

Portal Berita Lampung

Atasi Kedaruratan Sampah, Proyek PSEL Kota Baru Ditarget Beroperasi 2028

Newslampungterkini.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung mengambil langkah progresif dalam menanggulangi masalah kedaruratan sampah melalui kolaborasi interkoneksi regional bersama Pemprov Lampung, Pemkab Lampung Selatan, dan Pemkab Lampung Timur.

Pengolahan sampah harian daerah direncanakan bakal terintegrasi penuh ke fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) yang akan dibangun di kawasan Kota Baru.

Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana menegaskan komitmen daerah dalam menjamin ketersediaan pasokan bahan baku utama pengolahan sampah berbasis teknologi ramah lingkungan tersebut.

Baca Juga :  Seminar Nasional KDKMP, Wali Kota Bandar Lampung Siap Laksanakan Kebijakan Pemerintah Pusat

“Pemkot Bandar Lampung berkewajiban menjamin ketersediaan pasokan bahan baku utama pengolahan sampah yang minimal 770,13 ton per hari berbasis teknologi ramah lingkungan tersebut,” jelas Wali Kota.

Senada disampaikan Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandar Lampung, Budi Ardianto.

Pihaknya menyambut optimis hadirnya proyek PSEL Lampung Raya sebagai solusi jangka panjang pengelolaan kebersihan wilayah urban.

Berdasarkan kalkulasi teknis DLH, estimasi kontribusi buangan sampah harian dari Kota Bandar Lampung diproyeksikan mencapai kisaran 700an ton per hari.

Baca Juga :  Wamenkes RI Sebut Pengobatan TBC di Lampung Mencapai 92 Persen, Tertinggi Secara Nasional

Proyek pengolahan sampah regional yang melibatkan kerja sama pihak ketiga dan Danantara ini ditargetkan mulai memasuki tahap konstruksi pada akhir tahun 2027, serta diproyeksikan beroperasi penuh pada 2028.

Setelah fasilitas PSEL di Kota Baru beroperasi total, seluruh alur pembuangan sampah dari Kota Bandar Lampung akan dialihkan secara penuh.

Dengan demikian, operasional Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Bakung dipastikan bakal dihentikan secara permanen.

Pemanfaatan teknologi PSEL ini diharapkan tidak hanya mengurai persoalan penumpukan limbah di TPA, sambung Budi, melainkan juga mampu mengonversi sampah perkotaan menjadi pasokan daya listrik yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

Baca Juga :  Wali Kota Eva Dwiana Hadiri Rangkaian Kegiatan APEKSI di Kota Solo

Sembari menunggu pembangunan fasilitas PSEL rampung, sambung Budi,  Pemkot Bandar Lampung melalui DLH tetap memfokuskan pembenahan pengelolaan sampah di tingkat hulu.

Budi menjelaskan, langkah transisi dilakukan dengan memperkuat sistem sanitary landfill di TPA Bakung saat ini melalui pengadaan geomembran guna menjaga optimalisasi pengelolaan lingkungan hingga fasilitas baru siap digunakan.(sn)

Baca Berita di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *