News Lampung Terkini

Portal Berita Lampung

Harga Daging Ayam Ras Sentuh Rp43 Ribu, Ini Penjelasan Disdag Bandar Lampung

Newslampungterkini.com – Dinas Perdagangan Kota Bandar Lampung memberikan penjelasan terkait fluktuasi harga sejumlah komoditas bahan pokok yang dirasakan masyarakat sepanjang bulan Agustus 2026.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah harga daging ayam ras yang sempat berada di kisaran Rp43.000

Dari data yang dihimpun  dilapangan, harga daging ayam di Bandar Lampung mengalami kenaikan cukup signifikan. Harga daging ayam sebelumnya berada di kisaran Rp35 ribu per kilogram kini telah menembus Rp 43 ribuan per kilogram.

Kenaikan harga juga terlihat berdasarkan ukuran dan bobot ayam. Ayam dengan berar sekitar 2 kilogram kini dijual sekitar Rp50 ribu per ekor.

Baca Juga :  Pemkot Bandar Lampung akan Perbaiki 100 Titik Jalan Mulai Oktober

Sementara, ayam berbobot sekitar 3 kilogram dibanderol Rp 65 ribu hingga Rp70 ribu per ekor.

Menanggapi hal tersebut, ​Kepala Dinas Perdagangan Kota Bandar Lampung, Erwin, mengungkapkan bahwa berdasarkan pemantauan rutin melalui sistem SIAGABAPOK, rata-rata harga daging ayam ras pada Agustus 2026 berada di angka Rp39.806 per kilogram.

Kendati demikian, ia mengakui komoditas tersebut sempat menyentuh angka yang lebih tinggi di tingkat pedagang.

“Harga memang sempat berada di kisaran Rp40.000–Rp43.000/kg, sehingga apabila masyarakat menemukan harga sekitar Rp40 ribuan, kondisi tersebut sesuai dengan hasil pemantauan kami di lapangan,” jelas Erwin, Senin (31/8/2026).

Baca Juga :  Atasi Kedaruratan Sampah, Proyek PSEL Kota Baru Ditarget Beroperasi 2028

Di luar komoditas daging ayam ras, Erwin memastikan bahwa harga bahan pokok penting lainnya masih terpantau relatif terkendali.

Berdasarkan rata-rata pemantauan selama bulan Agustus ini, harga beras medium tercatat berada di kisaran Rp12.471/kg dan beras premium Rp16.213/kg.

Selanjutnya, harga telur ayam ras berada di angka Rp24.591/kg, gula pasir Rp18.324/kg, Minyak Kita Rp15.700/liter, serta minyak goreng curah di kisaran Rp20.933/liter.

Guna memastikan stabilitas pasokan dan harga tetap terjaga, Erwin menegaskan bahwa pihaknya tidak tinggal diam. Jajaran Dinas Perdagangan terus mengintensifkan pengawasan langsung di berbagai pasar.

“Untuk menyikapi perkembangan tersebut, Dinas Perdagangan terus melakukan pemantauan harga di pasar. Apabila ditemukan kenaikan yang signifikan, hasil pemantauan akan kami koordinasikan dengan pihak-pihak terkait untuk mengetahui penyebab dan langkah penanganannya,” tegasnya.

Baca Juga :  Wali Kota Eva Dwiana Hadiri Rangkaian Kegiatan APEKSI di Kota Solo

Bahkan, ​sebagai langkah antisipasi lanjutan sekaligus menyambut perayaan hari besar keagamaan di penghujung tahun, sambung Erwin, pihaknya telah menyiapkan program intervensi pasar yang akan menyasar seluruh wilayah kota.

“Dinas perdagangan bersama pihak-pihak terkait akan kembali menyelenggarakan pasar murah di 20 kecamatan di Kota Bandar Lampung pada bulan Desember 2026 dalam rangka menyambut Natal dan Tahun Baru,” pungkasnya.(sn)

Baca Berita di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *