3 Mei 2026

News Lampung Terkini

Portal Berita Lampung

Kornelia Umar Buka Seminar Kesehatan Ikatan Bidan Indonesia Tubaba

Newslampungterkini.com, Tulang Bawang barat – Ketua TP PKK Tulang Bawang Barat (Tubaba) Ny. Hj. Kornelia Umar membuka seminar kesehatan Ikatan Bidan Indonesia Cabang Tulang Bawang Barat Tahun 2019 yang dilaksanakan di Aula lantai III Sekretariat Pemkab Tulang Bawang Barat, Panaragan, Selasa (03/12/2019) pukul 10.00.

Seminar dihadiri juga oleh Wakil Ketua TP PKK Ny. Devi Fauzi Hasan, Ketua Dharma Wanita Ny. Soleha serta Ketua Pengurus IBI Lampung Ibu Mery Destranty S.K.M, M.Kes.

Baca Juga :  Gubernur Lampung Dorong Sinergi Antar Partai Politik untuk Perkuat Ketahanan Pangan

Seminar Kesehatan IBI dilaksanakan dengan mendatangkan narasumber, Dr. dr. Aila Karyus, M.Kes, Dr. dr. Khairun Nisa Berawi, M.Kes., AIFO, dr. Herbert Erwin Yunismar SPA, dan dr. Tanti Arianti Sp.OG.

Seminar Kesehatan IBI ini mengambil tema, Upaya menurunkan angka kejadian stunting melalui integrasi pengendalian penyakit pada masa kehamilan dan pelayanan kesehatan di 1000 Hari Pertama Kehidupan (1000 HPK).

Baca Juga :  Daya Beli Masyarakat Lampung Menguat, Pembelian Kendaraan Baru Naik 21 Persen

Dalam sambutannya Kornelia Umar menyampaikan, bahwa isu stunting merupakan salah satu isu strategis nasional.

“Kekurangan gizi kronis dalam jangka waktu yang panjang di sinyalir menjadi penyebab utama stunting. Akar penyebab masalah stunting yang komplek, yaitu sosial, politik, ekonomi, budaya, kemiskinan, pemberdayaan perempuan, dan degradasi lingkungan,” kata Kornelia Umar.

Dirinyapun berharap kepada semua Bidan Tulang Bawang Barat dan stake holder terkait untuk dapat saling bekerjasama, bergandengan tangan, bekerja keras, berinovasi, sebagai pengabdian terbaik membantu mendukung Penurunan Stunting.

Baca Juga :  Sekdaprov Marindo Dampingi Menko Pangan dan Menteri Perdagangan Rembuk Tani di Lampung Selatan

“Selain itu, tingkatkan pelayanan kesehatan, dan program pembangunan lainnya untuk mempersiapkan generasi penerus bangsa yang sehat, mandiri, dan berdaya saing , khususnya di Bumi Ragem sai mangi wawai yang kita cintai ini,” harapnya.

Laporan : Dedi Priyono