26 April 2026

News Lampung Terkini

Portal Berita Lampung

Selain 7 Dari Millenial, Presiden Jokowi Juga Angkat Lagi 7 Staf Khusus Presiden Lainnya

Newslampungterkini.com, Jakarta – Selain 7 orang Staf Khusus Presiden dari kalangan millenial yang diperkenalkan kepada media, di Verranda Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (21/11/2019) sore, Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga mengangkat 7 orang Staf Khusus Presiden.

“Tambahannya ada Pak Arif Budimanta. Yang baru siapa lagi?, Dini Purwono,” kata Presiden Jokowi menjawab wartawan saat memperkenalkan 7 Staf Khusus Presiden dari kalangan millenial itu.

Dari Staf Khusus Presiden yang lama, menurut Presiden Jokowi, masih ada Sukardi Rinakit, Ari Dwipayana, dan Diaz Hendropriyono.

Baca Juga :  Pemerintah Kota Bandar Lampung Terima Kunjungan Kerja Menteri Sosial Saifullah Yusuf

Selain itu, sudah ada 2 Staf Khusus Presiden yang lebih dulu ditetapkan, yaitu Fadjroel Rahman Juru Bicara Presiden, dan Anggit Nugroho.

Soal jumlah total Staf Khusus Presiden itu, Presiden Jokowi mengaku tidak menghitung. “14, nah. Saya itu enggak pernah ngitung,” ujarnya.

Adapun mengenai pembagian bidang-bidangnya, menurut Presiden Jokowi, ini kerja barengan. Hanya tadi Mbak Angkie (Angkie Yudistia, red), khusus untuk juru bicara bidang sosial. “Saya tambahi tugas itu,” ucap Presiden.

Baca Juga :  Pemkot Bandar Lampung Kembali Raih Penghargaan dari Kemendagri

Mengenai 7 Staf Khusus Presiden millenial, Presiden Jokowi mengemukakan, bahwa mereka tidak full time, karena mereka sudah memiliki kegiatan, memiliki pekerjaan.

“Yang bisa nanti mingguan, bisa.. tidak haruskan ketemu… enggak, enggak harus ketemu, tapi minimal 1 minggu, 2 minggu pasti ketemu. Kan tidak harus harian ketemu, tapi bahwa masukan itu setiap jam, setiap menit kan bisa saja,” kata Presiden Jokowi.

Baca Juga :  Creative Financing 2026: Lampung Selatan Raih Peringkat Kedua Nasional, Kantongi Insentif Rp2 Miliar dari Inovasi Pembiayaan Daerah

Presiden juga menjelaskan, bahwa penunjukan para SKP itu tidak pernah mendadak. Sudah berapa tahun sebelumnya, Presiden mengaku berbicara dengan mereka dan itu, kemudian sudah berapa bulan saya tidak berbicara dengan mereka dalam rangka mempersiapkan ini.

“Enggak pernah saya yang namanya ndadakan, enggak pernah. Prosesnya berapa lama tanyakan langsung ke beliau-beliau,” tegas Presiden Jokowi.

(Bbg/Fid/Jay/Es)