Bandar Lampung Terkini

12 September 2026

News Lampung Terkini

Portal Berita Lampung

Bank Sampah ‘Sahabat Gajah’ Ajak Masyarakat Ubah Sampah Menjadi Penghasilan

Newslampungterkini.com – Bank Sampah ‘Sahabat Gajah’ (BSSG) mengajak masyarakat Lampung mengubah sampah menjadi bernilai.

Pembina BSSG Asrian Hendi Caya mengatakan, pihaknya ingin merubah cara pandang masyarakat tentang sampah.

“Sehingga sampah yang diproduksi setiap hari memiliki nilai ekonomis,” katanya, Minggu (16/7/2023).

Hal itu ia sampaikan dalam kolaborasi lingkungan Hari Pers Nasional daerah dengan tema ‘Sumatera Clean Up Get In Action’ di Pantai Harnas Kelurahan Way Tataan, Telukbetung Timur, Bandarlampung.

Baca Juga :  Pemkot Bandar Lampung Kembali Perpanjang Pembelajaran Daring hingga 12 September

Ia mengatakan, pihaknya ingin membuka frame masyarakat bahwa sampah itu bukan hal yang kotor, tapi bisa menjadi nilai berharga.

“Kalau sampah itu dianggap bernilai maka sampah itu tidak akan dibuang,” kata Asrian.

Apalagi masyarakat memproduksi sampah 0,5 kg setiap hari dengan masyarakat Lampung ada sebanyak sembilan juta orang.

Baca Juga :  Menko Pangan Zulhas Pastikan Bantuan Beras untuk 33,2 Juta KPM Berlanjut hingga Akhir 2026, Termasuk 182.398 KPM Lampung Selatan

“Karenanya, kami berharap terbentuknya bank sampah di semua wilayah,” kata dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unila ini.

Sebagai contoh saat ini di Metro telah terbentuk 22 bank sampah. Sampah kemudian diubah menjadi meja, kursi, paving block, dan kerajinan lain yang bisa menghasilkan.

Ia mengingatkan, sampah-sampah yang dibuang ke TPA (tempat penampungan akhir), kalau tidak akan tertampung akan menjadikan lingkungan kumuh.

Baca Juga :  Pemerintah Kota Bandar Lampung Gelar Shalat Istisqa dan Doa Bersama Warga

“Seperti contoh nelayan juga banyak mendapatkan sampah plastik dari mereka melaut dan dapat diambil untuk dimanfaatkan,” kata Asrian.

Ia berharap pihak swasta juga dapat mengambil peran dalam mengelola sampah. Semisal, PT Coca Cola Amatil Indonesia, yang menggelontorkan Rp9 miliar setiap tahun untuk membeli sampah. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *