24 Juni 2026

News Lampung Terkini

Portal Berita Lampung

Ketut Dewi Nadi Sosilaisasi Pembinaan Ideologi Pancasila di Way Seputih

Newslampungterkini.com – Anggota DPRD Provinsi Lampung secara rutin tetap melaksanakan kegiatan sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila di daerah pemilihan masing-masing.

Salah satunya Ni Ketut Dewi Nadi yang menggelar kegiatan tersebut di kampung Sido Binangun, Kecamatan Way Seputih, Kabupaten Lampung Tengah, Sabtu (15/4/ 2023).

Kegiatan yang tepatnya digelar di taman edukasi marhen ini di hadiri oleh tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, Babinsa dan babhinkamtibmas, serta masyarakat sekitar yang menjadi peserta.

Baca Juga :  Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Pimpin Rakor Sekda Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung

Dewi Nadi menggandeng dua narasumber yakni I Komang Koheri yang juga anggota DPR RI dari daerah pemilihan Lampung 2 serta Iptu Chandra Winata selalu Kapolsek Seputih Banyak.

Dalam sambutan, Dewi Nadi mengatakan bahwa kegiatan ini sebagai bentuk hadir nya pemerintah dalam menekan penyebaran paham radikalisme.

Baca Juga :  Tujuh Jalan Inpres Daerah di Provinsi Lampung Diresmikan Presiden Prabowo

Peristiwa penangkapan terduga teroris di dua daerah yakni Lampung Tengah dan Pringsewu yang di lakukan oleh tim Densus 88 menjadi bukti nyata adanya upaya pergerakan untuk menentang Pancasila sebagai Ideologi Negara.

“Kejadian kemarin menjadi bukti, bahwa ada upaya – upaya yang di lakukan beberapa golongan menentang keberadaan Pancasila” ujarnya.

Bahkan tak jarang, gerakan radikalisme melakukan doktrinasi kepada masyarakat untuk membenci pemerintahan. Maka dari itu, peran wakil rakyat sangat penting untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tetap menjaga Pancasila dengan lima sila yang terkandung di dalamnya dari ancaman.

Baca Juga :  Pemkot Bandar Lampung Bebaskan Denda Tunggakan PBB Tahun 1992 hingga 2025

“Sudah selayaknya kita sebagai warga negara Indonesia menjaga dan merawat Ideologi Negara kita yakni Pancasila. Tugas kita saat ini menjaga keutuhan NKRI dari ancaman perpecahan,” tambahnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *