10 Agustus 2026

News Lampung Terkini

Portal Berita Lampung

Pemkab Pesisir Barat Persiapan Bulan Imunisasi Anak Nasional

Newslampungterkini.com – Plt. Sekkab Pesbar Ir. Jalaludin, M.P, didampingi Kadis Kesehatan Pesbar Tedi Zadmiko S.Km,.S.H,.M.M, Ketua TP-PKK Pesbar Hj. Septi Istiqlal, perwakilan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Kantor Kementerian Agama Pesbar menggelar rapat Persiapan Bulan Imunisasi Anak Nasional tahun 2022.

Rapat yang dipimpin oleh Plt. Sekda Pesbar tersebut berlangsung diruang OR Sekda Kabupaten Pesisir Barat, Kecamatan Pesisir Tengah, pada Kamis (19/05/2022)

Dalam penyampaianya Plt. Sekda Pesbar mengatakan bahwa seluruh OPD terkait dapat mendukung dan mensosialisasikan kegiatan Bulan Imunisasi Anak Nasional, sehingga diketahui masyarakat secara luas.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Perkuat Peran Pesantren dalam Pembangunan dan Pengembangan SDM

“Kegiatan ini akan menyasar anak usia sembilan bulan hingga 12 tahun, terdapat dua jenis vaksinasi yang akan dilakukan yakni imusinasi kejar dengan rentan usia satu tahun hingga lima tahun dan imunisasi tambahan dengan usia sembilan bulan sampai 12 tahun.,” jelasnya.

Baca Juga :  Hadapi El Nino, Pemprov Lampung Petakan Kebutuhan Air di Berbagai Sektor

Ditegaskan Sekda, bahwa seluruh OPD seperti Dinas Pendidikan, Dinas Kominfo, Dinas Kesehatan dan Kantor Kemenag Pesbar harus melakukan koordinasi terkait pelaksanaan vaksinasi tersebut terutama yang menyasar siswa sekolah.

“ Saya harap Disdik dan Kemenag dapat melakukan koordinasi dengan Dinkes terkait persiapan pelaksanaan imunisasi itu, begitu juga dengan Dinas Kominfor agar dapat menyebarluaskan informasi ini,” ujarnya.

Menurutnya, pelaksanaan imunisasi tersebut sangat penting bagi anak-anak, hal itu karena penyakit sekarang ini sangatsulit terdeteksi, jadi kita harus melakukan pencegahan mulai dari sekarang.

Baca Juga :  Sensus Ekonomi 2026, Pemprov Lampung Tekankan Pentingnya Data Akurat untuk Kebijakan Tepat Sasaran

Sementara itu, Kadiskes Pesbar Tedi Zadmiko, S. Km, menyampaikan jumlah sasaran imunisasi kejar sebanyak 3812 orang kemudian imunisasi tambahan sebanyak 32.071 orang.

“Dalam pelaksanaan imunisasi kejar itu vaksin yang diberikan seperti OPV, IPV, DPT-HB-HIB, sedangkan untuk imunisasi tambahan menggunakan vaksin MR untuk campak dan rubella,” pungkasnya.

(sn/bg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *