30 Oktober 2026

News Lampung Terkini

Portal Berita Lampung

Menkes Terawan: Pemerintah Sediakan Vaksin Covid-19 yang Terbukti Aman dan Lolos Uji Klinis

Newslampungterkini.com – Pemerintah menyediakan vaksin Coronavirus Disease (COVID-19) yang terbukti aman dan telah lolos uji klinis sesuai rekomendasi World Health Organization (WHO).

Demikian ditegaskan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto di media center Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) di Gedung Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jakarta, Senin (7/12/2020). Sebanyak 1,2 juta dosis vaksin COVID-19 tiba di Indonesia pada Minggu (6/12/2020) dari Tiongkok.

Baca Juga :  Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Pemprov Lampung Tekankan Persatuan dan Karakter Generasi Muda

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengatakan ini merupakan pengadaan tahap pertama dari tiga juta dosis vaksin Covid-19 jenis Sars-CoV II yang inactivasi.

Menkes mengatakan, selanjutnya vaksin akan dilakukan persetujuan dan penggunaan Emergency Use Autorization (EUA) oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (POM) sesuai scientific dan ketentuan perundang-undangan.

“Kemudian pengisian dokumen vaksin arrival report juga dilakukan lengkap dan benar sesuai dengan hasil pemeriksaan fisik vaksin. Pemeriksaan fisik barang harus dilakukan dengan teliti dan cermat hingga yakin kita bahwa status vaksin yang diterima dalam kondisi baik,” kata Menteri Terawan.

Baca Juga :  Gubernur Mirza Dukung Pengembangan Way Rarem Jadi Destinasi Wisata Unggulan Berbasis Budaya

Lalu memastikan tidak ada isi atau kemasan yang rusak serta suhu selama perjalanan atau pengiriman sesuai prosedur. Pihak Bio Farma juga sudah memastikan kendaraan pendingin dalam kondisi baik.

Sehingga monitoring suhu dalam perjalanan dari Bandara Soekarno Hatta ke gudang vaksin terjaga dengan baik. Termasuk gudang vaksin sudah dipersiapkan dengan kapasitas yang dapat menampung vaksin sesuai standar operasional manajemen rantai dingin.

Baca Juga :  Polisi Tangkap Pria di Jalan Teuku Umar Kedaton, Sita Sabu 11,34 Gram

“Pada pengiriman tahap pertama ini yang sasaran pertama yang akan mendapatkan prioritas vaksin yaitu tenaga kesehatan. Asisten kesehatan serta tenaga penunjang yang bekerja pada fasilitas-fasilitas pelayanan kesehatan,” kata Menteri Terawan. (*)