20 Agustus 2026

News Lampung Terkini

Portal Berita Lampung

Mayat Mengapung di Pantai Kuala Penet Lampung Timur Berjenis Kelamin Pria

Newslampungterkini.com LAMPUNG TIMUR – Personil INAFIS Polres Lampung Timur  telah melakukan identifikasi mayat yang ditemukan mengapung di perairan Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur pada Sabtu (13/7/2019) siang.

Identifikasi oleh personil Indonesia Automatic Finger Print Identification System  (INAFIS) dilakukan di Tempat Kejadian Perkara, tepatnya tepi sungai Way Penet Desa Margasari, Kecamatan Labuhan Maringgai pada Sabtu sore.

Baca Juga :  Warga Tak Perlu Jauh ke Kalianda, Pemkab Lampung Selatan Bawa Layanan Publik ke Penengahan

Jalannya proses identifikasi disaksikan ratusan warga  dari desa setempat.

Warga  yang penasaranpun menyaksikan dari dekat, bahkan tak sedikit yang muntah karena tidak kuat menahan mual dari bau mayat yang sudah mulai membusuk.

Kasatpol Air Polres Lampung Timur AKP Faisal menjelaskan setelah dilakukan identifikasi, mayat yang diketahui tanpa kepala itu  dibawa ke RSUD Sukadana, Lampung Timur guna di identifikasi lanjutan.

Baca Juga :  Ribuan Buruh Harian PT BSA Datangi Polda Lampung Minta Keadilan

AKP Faisal belum bisa membeberkan  identitas dan penyebap kematian mayat itu, sebab belum diketahui.

“Hasil identifikasi sementara , korban berjenis kelamin pria, sedangkan penyebab kematiannya belum bisa dipastikan. Kita menunggu hasil identifiksi dari tim INAFIS,” Ujarnya.

Baca Juga :  Rute DAMRI Kalianda-Jakarta Kembali Terhubung, Pemkab Lampung Selatan Hadirkan Lagi Akses ke Pulau Jawa

Sebelumnya diwartakan, sesosok mayat ditemukan mengapung di wilayah laut Kecamatan Labuhan Maringgai.

Mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh nelayan.

Nelayan yang menemukan pertama kali  langsung melaporkannya ke Direktorat Polair dan selanjutnya mayat itu dibungkus plastik dan dibawa ke pinggir di tepi sungai Way Penet Desa Margasari.

 

Laporan : Edi Arsadad

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *