Siaga Bapok Pantau Harga Pangan di Bandar Lampung, Pemkot Siapkan Langkah Antisipasi Kenaikan Harga
Newslampungterkini.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung terus memperkuat pemantauan harga kebutuhan pokok melalui Sistem Informasi Harga Bahan Pokok (Siaga Bapok). Sistem ini digunakan untuk memantau perkembangan harga berbagai komoditas pangan di sejumlah pasar secara berkala sebagai dasar pengambilan kebijakan pemerintah.
Melalui sistem tersebut, petugas melakukan pencatatan harga kebutuhan pokok setiap hari. Data yang terkumpul kemudian diinput ke dalam sistem sehingga perkembangan harga di pasar dapat dipantau secara digital.
Kepala Dinas Perdagangan Kota Bandar Lampung Erwin, S.H., M.H menjelaskan bahwa pemantauan ini diharapkan dapat memberikan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat, pedagang, maupun pemerintah dalam mengetahui pergerakan harga komoditas pangan.
Bagi masyarakat dan pedagang, ketersediaan informasi harga dapat menjadi acuan untuk mengetahui perubahan harga kebutuhan pokok di pasaran. Sementara bagi pemerintah, data tersebut menjadi bahan evaluasi untuk mengantisipasi potensi kenaikan harga.
Ketika terjadi kenaikan harga pada komoditas tertentu, pemerintah dapat menelusuri berbagai faktor yang memengaruhinya, mulai dari ketersediaan pasokan, produksi pertanian, distribusi barang, hingga kondisi cuaca.
“Dengan demikian, penanganan kenaikan harga tidak hanya menjadi tanggung jawab Dinas Perdagangan, tetapi juga memerlukan koordinasi dengan perangkat daerah dan pihak terkait lainnya,” jelas Erwin, Rabu (21/10/2026).
Antisipasi Gejolak Harga Pangan
Keberadaan Siaga Bapok diharapkan dapat membantu pemerintah memperoleh gambaran kondisi harga pangan secara lebih cepat dan terukur.
Informasi tersebut dapat menjadi dasar untuk menentukan langkah antisipasi, terutama ketika harga komoditas tertentu mengalami kenaikan yang berpotensi memengaruhi daya beli masyarakat.
Pemantauan harga secara rutin juga penting untuk mendukung pengendalian inflasi daerah serta menjaga stabilitas pasokan dan harga kebutuhan pokok.
Dalam pelaksanaannya, data harga perlu diikuti dengan langkah konkret, seperti koordinasi distribusi, pemantauan ketersediaan stok, serta intervensi pasar apabila diperlukan.
Pemkot Siapkan Inovasi Digital Informasi Pasar
Selain Siaga Bapok, Pemkot Bandar Lampung juga tengah merencanakan pengembangan sistem informasi digital untuk mendukung pengelolaan pasar, termasuk informasi mengenai penyewaan kios.
Inovasi tersebut masih dalam tahap pengembangan. Jika terealisasi, sistem ini diharapkan dapat mempermudah akses informasi mengenai fasilitas dan pengelolaan pasar bagi masyarakat maupun pihak yang berkepentingan.
Pengembangan berbagai layanan digital tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan transparansi informasi dan efektivitas pelayanan publik.
Melalui pemantauan harga pangan, pasar murah bersubsidi, serta rencana pengembangan sistem informasi pasar, Pemkot Bandar Lampung diharapkan dapat memperkuat pengendalian harga sekaligus menjaga keterjangkauan kebutuhan pokok bagi masyarakat.(sn)
Baca Berita di Google News
