Pemkot Bandar Lampung Siapkan Pasar Murah di 20 Kecamatan Jelang Natal dan Tahun Baru
Newslampungterkini.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung melalui Dinas Perdagangan menyiapkan program pasar murah di 20 kecamatan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok menjelang perayaan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027.
Program pasar murah tersebut direncanakan berlangsung pada awal Desember 2026 sebagai upaya menjaga stabilitas harga bahan pokok, mengendalikan inflasi, serta meningkatkan daya beli masyarakat di tengah potensi kenaikan harga menjelang hari besar keagamaan nasional.
Dalam keterangannya, Kepala Dinas Perdagangan Kota Bandar Erwin, S.H., M.H menjelaskan bahwa pasar murah merupakan salah satu langkah pemerintah daerah untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.
“Pasar murah ini dalam rangka menekan kenaikan harga-harga menjelang hari besar nasional, sekaligus membantu masyarakat meningkatkan daya beli,” ujarnya, Rabu (21/10/2026).
Sejumlah komoditas yang disiapkan dalam program tersebut meliputi beras, gula pasir, telur, minyak goreng, hingga tepung terigu. Pemkot Bandar Lampung juga akan bekerja sama dengan sejumlah perusahaan ritel untuk mendukung penyediaan kebutuhan pokok.
Gandeng BI untuk Pasokan Cabai dan Bawang
Selain bahan pokok utama, Pemkot Bandar Lampung berencana menjalin kerja sama dengan Bank Indonesia (BI) untuk penyediaan komoditas cabai dan bawang melalui petani binaan.
Langkah ini dilakukan untuk menjaga ketersediaan komoditas hortikultura, terutama di tengah kondisi kemarau panjang yang berpotensi memengaruhi hasil panen petani.
Pihak Dinas Perdagangan berharap pasokan cabai dan bawang tetap mencukupi sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dan gejolak harga dapat diminimalkan.
“Kita bekerja sama dengan BI melalui petani-petani binaan. Mudah-mudahan ketersediaannya cukup, karena kondisi sekarang kemarau panjang dan banyak yang mengalami gagal panen,” katanya.
Pasar Murah Direncanakan di 20 Titik
Pelaksanaan pasar murah direncanakan menjangkau seluruh kecamatan di Kota Bandar Lampung dengan total 20 titik kegiatan.
Setiap kecamatan direncanakan memperoleh satu titik pasar murah. Namun, frekuensi pelaksanaannya masih akan disesuaikan dengan ketersediaan anggaran dan kebutuhan masyarakat.
Dinas Perdagangan membuka kemungkinan kegiatan tersebut dilaksanakan lebih dari satu kali apabila dukungan anggaran memungkinkan.
Masyarakat Mendapatkan Subsidi Harga
Salah satu program utama dalam pasar murah ini adalah pemberian subsidi harga untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan biaya lebih ringan.
Sebagai contoh, beras direncanakan mendapat subsidi sebesar Rp5.000 per kilogram. Dengan skema tersebut, harga yang dibayarkan masyarakat menjadi lebih rendah dibandingkan harga sebelum subsidi.
Pihak Dinas Perdagangan menyebutkan bahwa subsidi juga direncanakan diberikan pada komoditas lainnya sesuai ketentuan dan skema program yang ditetapkan.
Melalui pasar murah ini, Pemkot Bandar Lampung berharap masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok menjelang Natal dan Tahun Baru tanpa terbebani kenaikan harga yang berlebihan.
Program tersebut juga diharapkan mendukung pengendalian inflasi daerah, menjaga stabilitas pasokan, serta menciptakan kondisi ekonomi masyarakat yang lebih kondusif selama periode hari besar keagamaan dan pergantian tahun.(sn)
Baca Berita di Google News
