Bandar Lampung Terkini

22 September 2026

News Lampung Terkini

Portal Berita Lampung

Pembelajaran Tatap Muka di Bandar Lampung Kembali Normal 14 September

Newslampungterkini.com – Pemerintah Kota Bandar Lampung melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan memastikan seluruh satuan pendidikan kembali menggelar Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara normal mulai Senin, 14 September 2026.

Keputusan tersebut diambil setelah pemerintah daerah melakukan evaluasi dan mempertimbangkan perkembangan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) beberapa hari terakhir.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung, M. Nur Ramdhan, menyampaikan bahwa KBM tatap muka kembali dilaksanakan dengan sejumlah ketentuan ketat.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Dorong Pengembangan Potensi Desa Berorientasi Ekspor

Hal itu dilakukan sebagai upaya mengantisipasi dampak abu vulkanik terhadap kesehatan siswa dan tenaga pendidik.Ia menjelaskan, kebijakan itu telah dituangkan dalam Surat Edaran Nomor 100.2.2.5/2790/III.01/2026 tertanggal 11 September 2026 tentang Pelaksanaan Kembali Kegiatan Belajar Mengajar.

Surat edaran tersebut ditujukan kepada seluruh kepala satuan pendidikan jenjang TK/PAUD, SD, dan SMP di Bandar Lampung, serta kepada orang tua atau wali siswa.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Perkuat Langkah Jaga Stabilitas Harga Pangan dan Daya Beli Masyarakat

Dalam edaran itu, Disdikbud mewajibkan seluruh siswa, guru, dan staf sekolah menggunakan masker selama berada di area sekolah.

Dinas merekomendasikan penggunaan masker medis atau N95 untuk memberikan perlindungan maksimal dari paparan abu vulkanik yang berpotensi mengganggu saluran pernapasan.

Selain itu, sekolah juga diminta membatasi aktivitas fisik siswa di luar ruangan. Kegiatan di luar kelas yang tidak mendesak dan berpotensi meningkatkan paparan debu vulkanik diimbau untuk sementara ditiadakan.

Baca Juga :  Sidak Pajak di Mall Kartini, Bapenda Bandar Lampung Tekankan Pelaporan Omzet Riil

Ramdhan menambahkan, apabila kegiatan di luar ruangan tidak dapat dihindari, siswa dan warga sekolah dianjurkan menggunakan kacamata pelindung dan pakaian berlengan panjang.

Ia mengimbau seluruh pihak untuk tidak panik, namun tetap meningkatkan kewaspadaan serta memantau informasi dan arahan resmi pemerintah terkait perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau. (sn)

Baca Berita di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *