Perkuat Sinergi Pengentasan Kemiskinan, Wakil Bupati Tubaba Hadiri Rakor TKPKD se-Provinsi Lampung
Newslampungterkini.com – Wakil Bupati Tulang Bawang Barat Nadirsyah menghadiri Rapat Koordinasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) se-Provinsi Lampung Tahun 2026 yang diselenggarakan di Gedung Pusiban, Komplek Kantor Gubernur, Bandar Lampung, pada Senin (29/6/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati tubaba didampingi oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida), Kepala Dinas Sosial, serta Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Tulang Bawang Barat.
Kehadiran jajaran Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat merupakan bentuk komitmen daerah dalam memperkuat koordinasi dan menyelaraskan langkah strategis percepatan penanggulangan kemiskinan bersama Pemerintah Provinsi Lampung.
Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan, beserta jajaran perangkat daerah terkait, serta para Wali Kota, Bupati, Wakil Bupati, maupun perwakilan pemerintah kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.
Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela saat membuka Rakor tersebut meminta Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota memperkuat sinergi lintas sektor, meningkatkan validitas data, serta mengoptimalkan pelaksanaan program strategis nasional untuk mempercepat penurunan angka kemiskinan di Provinsi Lampung.
Dalam sambutannya, Jihan menegaskan Rakor TKPKD bukan sekadar agenda rutin, melainkan forum penting untuk menyamakan langkah seluruh pemangku kepentingan dalam menyelesaikan persoalan kemiskinan secara lebih terukur dan tepat sasaran.
Menurutnya, pelaksanaan Rakor tersebut merupakan amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 53 Tahun 2020 tentang tata kerja, penyelarasan kerja, serta pembinaan kelembagaan dan sumber daya manusia Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Provinsi dan Kabupaten/Kota.
Jihan menjelaskan, pemerintah telah menetapkan tiga strategi utama dalam percepatan penanggulangan kemiskinan ekstrem sebagaimana tertuang dalam Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025.
Tiga strategi tersebut meliputi peningkatan pendapatan masyarakat, pengurangan beban pengeluaran masyarakat, serta pengurangan jumlah kantong-kantong kemiskinan.
“Ketiga strategi tersebut harus dilaksanakan melalui pola konvergensi dan sinergi,” kata Jihan.
Ia menjelaskan, pendekatan konvergensi dilakukan secara terkoordinasi dan terintegrasi agar seluruh program menyasar penerima manfaat yang sama secara efektif.
Sementara pendekatan sinergi dilakukan melalui penguatan dan saling melengkapi antar program yang telah berjalan.
Menurut Jihan, peran TKPKD sangat strategis karena menjadi wadah koordinasi lintas sektor dalam merumuskan kebijakan, menyusun perencanaan hingga melakukan pemantauan pelaksanaan program penanggulangan kemiskinan.
Ia berharap seluruh TKPKD di Provinsi Lampung mampu bekerja lebih inovatif dan responsif terhadap persoalan di lapangan yang berpotensi menghambat efektivitas program.
Salah satu aspek yang menjadi perhatian utama adalah validitas data penerima manfaat.
“Pemerintah telah menyediakan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang akan menjadi basis pelaksanaan program agar lebih terintegrasi, efisien, dan tidak tumpang tindih,” ujarnya.
Selain itu, Wakil Bupati Tulang Bawang Barat, Nadirsyah menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat terus berkomitmen mendukung kebijakan Pemerintah Provinsi Lampung dalam percepatan penanggulangan kemiskinan.
Menurutnya, koordinasi dan sinkronisasi program antar level pemerintahan menjadi kunci agar berbagai intervensi yang dilakukan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara efektif.
Melalui kehadiran dalam rapat koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat juga memperoleh berbagai masukan dan rekomendasi yang dapat menjadi acuan dalam penyusunan maupun penyempurnaan program penanggulangan kemiskinan di daerah.
Melalui pelaksanaan Rapat Koordinasi TKPKD se-Provinsi Lampung Tahun 2026 ini diharapkan terbangun komitmen bersama seluruh pemerintah kabupaten/kota untuk terus memperkuat sinergi, meningkatkan kualitas perencanaan, serta mengoptimalkan pelaksanaan program pengentasan kemiskinan.
Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat menegaskan kesiapannya untuk terus berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Lampung dan seluruh pemangku kepentingan guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui program-program yang terukur, berkelanjutan, dan tepat sasaran.(sn)
Baca Berita Lain di Google News
