9 Agustus 2026

News Lampung Terkini

Portal Berita Lampung

Di Rakernas APUDSI, Bupati Egi Tegaskan Komitmen Lampung Selatan Dukung Koperasi Merah Putih sebagai Penggerak Ekonomi Desa

Newslampungterkini.com – Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menegaskan komitmennya mendukung kebijakan Presiden Republik Indonesia terkait pembentukan Koperasi Desa Merah Putih/Kelurahan sebagai instrumen strategis penggerak ekonomi desa.

Komitmen tersebut disampaikan langsung Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, saat menjadi narasumber dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pelaku Usaha Desa Seluruh Indonesia (APUDSI), di Hotel Borobudur Jakarta, 14 Februari 2026.

Dalam forum nasional bertema “Resilient Village: Ketahanan Dimulai dari Desa” yang dihadiri pelaku usaha desa dari berbagai wilayah Indonesia itu, Bupati Egi memaparkan langkah konkret yang telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dalam mengakselerasi pembentukan koperasi desa.

Baca Juga :  Sambut Hari Kemerdekaan, Wali Kota Eva Bagikan 10 Ribu Bendera Merah Putih ke Warga

Ia mengungkapkan, dari total 256 desa dan 4 kelurahan di Kabupaten Lampung Selatan, sebanyak 148 unit koperasi saat ini dalam proses pembangunan. Sekitar 100 unit di antaranya telah mencapai progres 75 persen, sementara sisanya hampir rampung 100 persen. Adapun desa lainnya masih dalam tahap pemenuhan persyaratan lahan.

“Saya sangat mendukung kebijakan Presiden. Dengan koperasi ini, penggunaan dana desa menjadi lebih terarah, termonitor, dan terukur. Ini menyelaraskan visi pemerintah pusat dengan pemerintah daerah hingga tingkat desa,” ujar Bupati Egi.

Baca Juga :  Pemprov dan DPRD Lampung Sepakati Perubahan KUA-PPAS APBD 2026

Menurutnya, pembentukan koperasi desa merupakan langkah strategis untuk memastikan pengelolaan dana desa lebih tepat sasaran serta mampu menjadi penggerak ekonomi lokal yang terstruktur dan berkelanjutan.

Selain menyoroti penguatan koperasi desa, Bupati Egi juga memaparkan potensi Kabupaten Lampung Selatan yang dinilai memiliki posisi strategis dalam pengembangan ekonomi berbasis desa. Dengan luas wilayah sekitar 2.200 kilometer persegi yang terdiri dari 17 kecamatan, 256 desa, dan 4 kelurahan, Kabupaten Lampung Selatan didukung akses transportasi penting seperti Pelabuhan Bakauheni dan Bandara Radin Inten II.

Ia menegaskan, kemudahan investasi menjadi salah satu fokus pemerintah daerah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi desa.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Dorong Karang Taruna Jadi Motor Penggerak Ekonomi dan Pemberdayaan Desa

Berbekal pengalaman di dunia usaha, pihaknya berupaya menciptakan iklim investasi yang kondusif melalui penyederhanaan perizinan dan kepastian data.

“Saya berasal dari dunia usaha. Investor butuh kemudahan izin, kepastian data, dan iklim investasi yang kondusif. Itu yang kami dorong di Lampung Selatan,” tegasnya.

Rakernas APUDSI sendiri digelar sebagai wadah kolaborasi nasional bagi pelaku usaha desa untuk memperkuat ketahanan ekonomi berbasis desa sekaligus merayakan Hari Ulang Tahun ke-1 organisasi tersebut.(sn/ns)

Baca Berita Lain di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *