26 April 2026

News Lampung Terkini

Portal Berita Lampung

Warga Desak Copot Kades Sinar Palembang, Bupati Egi Janji Proses Hukum Transparan Tanpa Kongkalikong

Newslampungterkini.com – Ratusan warga Desa Sinar Palembang, Kecamatan Candipuro, bersama Ormas Gempita Rakyat Untuk Indonesia (Garuda), menggelar aksi unjuk rasa di Halaman Kantor Bupati Lampung Selatan, Kamis (21/8/2025).

Mereka menuntut Kepala Desa Sinar Palembang, Sukoco, dinonaktifkan dari jabatannya karena diduga melakukan korupsi dan penyalahgunaan wewenang.

Di tengah teriknya siang, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, hadir langsung menemui massa. Kehadiran itu menjadi perhatian, karena jarang seorang kepala daerah turun langsung berdialog dengan warga yang sedang melakukan aksi.

Baca Juga :  Pemerintah Kota Bandar Lampung Terima Kunjungan Kerja Menteri Sosial Saifullah Yusuf

“Laporan yang masuk sedang diproses. Saya didampingi Inspektorat dan Kejaksaan untuk memastikan semuanya sesuai mekanisme. Perlu diketahui, laporan tidak hanya dari Desa Sinar Palembang, tetapi juga dari desa-desa lain,” ujar Bupati Egi di hadapan massa.

Bupati Egi menegaskan komitmennya terhadap penegakan hukum. Ia meminta masyarakat untuk bersabar dan mempercayakan penyelesaian kasus pada jalur hukum yang berlaku.

Baca Juga :  Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Raih Predikat Lulusan Terbaik Program Profesi Insinyur Fakultas Teknik Unila

“Kami serius menangani ini, tidak ada kongkalikong. Aspirasi masyarakat akan kami tindak lanjuti sesuai aturan,” tegasnya.

Egi juga menekankan bahwa kehadiran dirinya bersama Wakil Bupati adalah bentuk atensi khusus. “Ini satu-satunya aksi yang langsung kami temui. Karena bagi kami, suara rakyat adalah suara Tuhan. Tapi mohon bersabar, semua ada proses dan mekanismenya,” katanya.

Baca Juga :  Creative Financing 2026: Lampung Selatan Raih Peringkat Kedua Nasional, Kantongi Insentif Rp2 Miliar dari Inovasi Pembiayaan Daerah

Aksi unjuk rasa berlangsung tertib dan damai hingga usai, dengan pengawalan aparat keamanan. Meski tuntutan warga belum mendapat keputusan langsung, pertemuan Bupati dengan massa memberi pesan bahwa pemerintah daerah membuka ruang dialog dan mendengar suara rakyat. (sn/lm)

Baca Berita Lain di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *