24 April 2026

News Lampung Terkini

Portal Berita Lampung

Ketua Komisi II DPRD Lampung Apresiasi Kinerja Gubernur, Berhasil Tingkatkan Produksi Gabah

Newslampungterkini.com – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi meraih penghargaan dari Kementerian Pertanian (Kementan), karena berhasil meraih peringkat satu Kategori Provinsi dengan Peningkatan Produksi Padi Tertinggi Tahun 2019-2020.

Penghargaan diterima Gubernur Arinal dari Wakil Presiden RI K.H. Ma’ruf Amin, dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, di Istana Wakil Presiden RI, Jakarta Pusat, Senin (13/9/2021).

Saat penyerahan penghargaan, Wapres didampingi Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. Penghargaan ini berdasarkan Keputusan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor : 465/Kpts/KP. 590/M/08/2021 tentang Pemberian Penghargaan Bidang Pertanian Tahun 2021.

Baca Juga :  Gubernur Kawal Perbaikan Ruas Jalan Provinsi Wates–Metro, Telan Anggaran Rp14,67 Miliar

Penghargaan ini diberikan kepada lima Gubernur dan lima Bupati untuk Kategori Provinsi dan Kabupaten dengan Peningkatan Produksi Padi Tertinggi Tahun 2019-2020.

Kabar baik bagi Pemerintah Provinsi (Pemprov) ini mendapatkan atensi dari Ketua Komisi II DPRD Lampung Budi Yuhanda, Senin (13/09/2021).

Baca Juga :  Semangat Kartini di Era Digital, Pemkab Lampung Selatan Dorong Ibu Jadi Benteng Anak dari Ancaman Siber

Ia mengapresiasi kinerja Gubernur Arinal yang berhasil meningkatkan produksi gabah petani, sehingga Lampung mendapatkan penghargaan bergengsi dari Kementan.

“Semoga Pemprov Lampung juga meningkatkan kinerjanya, serta kedepannya peningkatan produksi gabah ini diiringi dengan bertambahnya program-program yang menyentuh petani,” kata Budi.

Menurut Politisi Partai NasDem tersebut, didaulatnya Provinsi Lampung sebagai daerah produksi padi tertinggi harus diiringi juga dengan peningkatan kesejahteraan bagi para petani di Lampung.

Baca Juga :  Sekdaprov Marindo Pimpin Persiapan Pelantikan Apdesi Provinsi Lampung

“Jadi kita minta Pemprov Lampung serius dalam meningkatkan taraf kesejahteraan bagi petani di Lampung ini. Kita juga mendorong agar Pemerintah fokus untuk untuk meningkatkan nilai tukar petani, agar bisa naik di atas rata-rata,” pungkasnya. (*)