5 Mei 2026

News Lampung Terkini

Portal Berita Lampung

Mohammad Reza Berawi Kembali Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan

Newslampungterkini.com Anggota DPRD Provinsi Lampung, Mohammad Reza Berawi, menggelar Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan ke-2 pada bulan Februari 2026.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Balai Pekon Podosari, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu, Sabtu (14/2/2026).

Acara ini dihadiri aparatur pekon, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta masyarakat sekitar yang tampak antusias mengikuti jalannya kegiatan hingga selesai.

Dalam sambutan, Mohammad Reza Berawi menegaskan bahwa penguatan nilai-nilai Pancasila dan wawasan kebangsaan menjadi hal penting di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.

Baca Juga :  Ketua DPRD Lampung Selatan Apresiasi Musabaqoh Hafidz Qur’an Peringatan Hari Bhayangkara Ke-80

Ia menyampaikan bahwa sosialisasi ini merupakan bagian dari tanggung jawab anggota DPRD untuk terus membumikan ideologi Pancasila di tengah masyarakat.

“Pancasila harus kita jadikan pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Dengan pemahaman yang kuat terhadap nilai-nilai kebangsaan, kita dapat menjaga persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman,” ujarnya.

Baca Juga :  Tingkatkan IPM, Pemprov Lampung Akurasi Data Kependudukan dan Pendidikan melalui Program Inovatif RMD-Ku

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong serta memperkuat rasa kebersamaan dalam membangun daerah.

Kegiatan tersebut menghadirkan dua narasumber, yakni Ahmad Admudin dan Fajri Nirwan.

Dalam pemaparannya, Ahmad Admudin menjelaskan pentingnya memahami empat pilar kebangsaan serta mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat.

Sementara itu, Fajri Nirwan menekankan peran aktif generasi muda dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Baca Juga :  Pimpin Apel Pembinaan Satpol PP, Sekdaprov Marindo Tekankan Profesionalisme dan Soliditas Aparatur

Ia mengajak para pemuda untuk bijak dalam menyikapi perkembangan informasi dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah persatuan.

Sosialisasi berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab antara peserta dan narasumber. Sejumlah peserta menyampaikan pertanyaan dan pandangan terkait tantangan menjaga kerukunan serta penguatan karakter kebangsaan di lingkungan pekon.(*)

Baca Berita Lain di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *