Bandar Lampung Terkini

30 September 2026

News Lampung Terkini

Portal Berita Lampung

Ribuan Guru di Tulang Bawang Bersholawat, Winarti: Hormati dan Bantu Guru

Newslampungterkini.com, Tulang Bawang – Dalam rangkaian peringatan hari Guru Nasional dan HUT PGRI Ke-74 di Kabupaten Tulangbawang, Bupati Tulangbawang Hj. Winarti SE MH mengajak semua untuk menghormati guru, Rabu (27/11/2019).

Dalam wujud membentuk karakter tenaga Pendidikan yang baik, telah dilakukan berbagai kegiatan dan pelatihan bagi guru, diantaranya Smart teaching bagi guru Paud, SD, SMP bekerjasama dengan Pengurus Apkasi (Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia) dan Guru Bersholawat. Kegiatan ini melibatkan 4000 an guru se-Tulangbawang.

Baca Juga :  Dari Regulasi ke Pembangunan, Pemprov Lampung Dukung Penyusunan 28 Raperda 2027

Guru Bersholawat yang dilaksanakan di Lapangan Pemda Tulangbawang dipimpin oleh Ketua MUI Tulangbawang Ustadz. Hi. Yantori dan Kh. Muhammad Maskur Alfaruq.

“Kerja guru luar biasa harus dibantu. Saya bisa seperti ini karena guru, kita semua harus menghormati dan membantu guru,” ujar bupati.

Baca Juga :  Siap-Siap Sanksi Disiplin Menanti ASN yang Mangkir Apel, Pemkab Lampung Selatan Bangun Kepatuhan Lewat Sidak Acak

Dalam pesannya, bupati yang akrab dengan sapaan bunda ini mengatakan, bila guru ada pekerjaannya yang belum selesai atau belum sesuai, jangan langsung di eksekusi, diajari diberi pembelajaran agar jadi mengerti dan bisa menyelesaikan pekerjaannya dengan baik.

“Inspektorat turun ajari, bimbing dalam menyelesaikan perkerjaan, jangan langsung mengeksekusi, begitu pula guru jangan berbuat salah, belajar bila belum mengerti, lapor saya bila ada yang berbuat nggak baik, kirimkan laporan ke sms centre 08117236301,” ujar bunda Winarti tegas.

Baca Juga :  Pemkot Bandar Lampung Ajukan Tiga Kawasan Jadi Kampung Nelayan Merah Putih

“Saya juga menghimbau guru untuk tidak cepat mengajukan pindah ke luar Tulangbawang, karena Tulangbawang masih memerlukan guru, Inspektorat dan BKPP perhatikan ini jangan permasalahan kurang guru tidak pernah selesai,” imbuh Pangeran Suri, panggilan adat bupati Winarti.

(Dms)