Belajar Cinta Laut, Siswa SDB Bandar Lampung Ikut Outing Class Bersama TNI AL
Newslampungterkini.com – Para siswa Sekolah Disabilitas Bunda (SDB) mengikuti outing class dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 TNI Angkatan Laut (TNI AL) melalui kegiatan “Aku Cinta Laut” yang digelar Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Lampung di Pantai Kunyit, Kota Bandar Lampung, Minggu, 6 September 2026.
Kegiatan tersebut menjadi pengalaman berbeda bagi para siswa. Mereka tidak hanya menyaksikan langsung aksi bersih-bersih pantai, tetapi juga melihat bagaimana TNI AL, pemerintah daerah, komunitas, dan masyarakat bergotong royong menjaga lingkungan pesisir.
Kegiatan “Aku Cinta Laut” mengusung semangat Jalesveva Jayamahe serta tema “TNI Angkatan Laut Siap Mewujudkan Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”.
Outing class SDB dikawal langsung Kepala SDB Bandar Lampung Muhammad Yusri, S.Pd., M.M. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi siswa untuk memperoleh pengalaman belajar secara langsung di luar lingkungan sekolah.
“Outing class ini menjadi pengalaman belajar yang menyenangkan bagi anak-anak. Mereka bisa melihat langsung bagaimana menjaga kebersihan laut sekaligus belajar tentang kepedulian, kebersamaan, dan gotong royong,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan di luar kelas juga memberikan ruang bagi siswa untuk berinteraksi dengan lingkungan dan masyarakat. Pengalaman tersebut diharapkan dapat memperkuat rasa percaya diri sekaligus membangun kepedulian siswa terhadap lingkungan sekitar.
Aksi bersih laut dalam kegiatan tersebut dipimpin Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Bandar Lampung, Hj. Eka Afriana, S.Pd, yang mewakili Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana.
Eka Afriana turut mengajak seluruh unsur yang hadir untuk menjadikan kebersihan lingkungan sebagai tanggung jawab bersama.
Kehadiran para siswa SDB dalam kegiatan tersebut pun memberikan warna tersendiri. Mereka menjadi bagian dari kegiatan yang mempertemukan unsur pemerintah, TNI AL, komunitas, dan masyarakat dalam satu gerakan kepedulian terhadap lingkungan.
“Bagi para siswa, pengalaman tersebut bukan hanya tentang melihat pantai yang dibersihkan. Mereka juga belajar bahwa menjaga lingkungan membutuhkan kepedulian dan keterlibatan setiap orang, termasuk anak-anak dengan disabilitas,” kata dia.
Sementara itu, Kepala Bidang PAUD Formal dan Nonformal serta Pendidikan Masyarakat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung Puspasari, S.E., M.M, mengapresiasi keterlibatan siswa SDB dalam kegiatan tersebut.
Menurutnya, kegiatan outing class menjadi bagian penting dalam memberikan pengalaman belajar yang lebih luas bagi anak-anak disabilitas.
“Anak-anak disabilitas juga harus mendapatkan ruang belajar dan pengalaman yang sama. Kegiatan seperti ini memberikan kesempatan kepada mereka untuk berinteraksi, mengenal lingkungan, sekaligus menunjukkan bahwa mereka juga bisa terlibat dalam kegiatan sosial di masyarakat,” kata dia.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan dengan melibatkan siswa disabilitas dalam berbagai aktivitas positif di ruang publik.
Keterlibatan siswa SDB di Pantai Kunyit sekaligus menjadi pesan bahwa kepedulian terhadap lingkungan tidak mengenal batas. (sn)
Baca Berita di Google News
