31 Oktober 2026

News Lampung Terkini

Portal Berita Lampung

Pemkab Lampung Selatan Turunkan Alat Berat Urai Banjir Rangai

Newslampungterkini.com – Kepala BPBD Lampung Selatan Dulkahar AP, MSi menjelaskan Tim Reaksi Cepat (TRC) yang belum lama ini dibentuk sudah melakukan aksinya menagani kebanjiran di Kecamatan Katibung tepatnya Desa Rangai Tritunggal.

“Sekarang ini, kita sedang melakukan langkah-langkanya lebih lanjut untuk mengurai dampak banjir. Insyallah besok kami akan melakukan aksi penanganannya pemerintah kabupaten sudah membentuk TRC dalam rangka untuk menghadapi kemungkinan bencana,” kata Dulkahar di lokasi banjir, Kamis malam (16/12/2021).

Baca Juga :  Gubernur Mirza Dorong Mulang Maya Jadi Desa Wisata Budaya Unggulan Lampung

Dulkahar menjelaskan pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pihak Dinas PU untuk menurunkan alat berat. Hal itu untuk mengurai banjir agar cepat surut. Saat ini, alat berat sedang dalam perjalan menuju ke lokasi banjir yang berada di Desa Rangai Tunggal Kecamatan Katibung.

Dirinya juga menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Lampung Selatan, yang berada di wilayah setiap tahun mengalami banjir untuk dapat waspada dan tetap tenang. Sebab pada bulan Desember cuaca seperti initas hujan yang tinggi.

Baca Juga :  Gubernur Mirza Dukung Pengembangan Way Rarem Jadi Destinasi Wisata Unggulan Berbasis Budaya

“Tentunya kita tetap mengantisipasinya dan waspada selain itu juga harap tetap tenang,” tambahnya.

Dulkahar juga menerangkan, Tim Reaksi Cepat (TRC) yang belum lama ini dibentuk oleh Pemkab Lampung Selatan yang merupakan arahan dari Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto dalam Rakor pada bulan November 2021 ini. Tujuannya untuk membentuk Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk menangani bencana.

Baca Juga :  Warga Pencari Madu Temukan Kerangka Manusia di Kawasan Tahura Wan Abdul Rachman

“Alhamdullah langsung ditindak lanjuti oleh ibu Asisten I yang memimpin rapat dan kita bersama membentuk tim dari beberapa OPD. Dan saat ini siudah dibuktikan dalam bekerja secara tim dan cepat mengambil langkah-langkah dalam solusi yang bisa dilakukan,” terang Dulkahar.

(sn/kmf)