25 Juni 2026

News Lampung Terkini

Portal Berita Lampung

Gubernur Arinal Apresiasi Keberhasilan Unila Ciptakan Mesin Rabakong

Newslampungterkini.com, Bandarlampung – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengapresiasi keberhasilan Fakultas Pertanian Universitas Lampung (Unila) menciptakan mesin Perajang Batang Singkong (Rabakong) yang mengubah limbah singkong menjadi pakan ternak.

Gubernur berharap alat ini dapat mendukung tercapainya target Lampung sebagai lumbung ternak nasional.

Hal tersebut terungkap dalam Rapat Kerja Gubernur Arinal bersama OPD Lingkup Pertanian di Ruang Kerjanya, Selasa (7/01/2020).

Baca Juga :  Program Inovasi SEKINKER GELOWING Digelar, Pemkab Lampung Tengah Perkuat Upaya Pengentasan Kemiskinan Ekstrem dan Stunting

Gubernur mengatakan, Pemerintah Provinsi Lampung akan terus bersinergi dengan perguruan tinggi termasuk Unila untuk mendukung percepatan keberhasilan mewujudkan Rakyat Lampung Berjaya.

“Saya berharap Unila terus bersinergi dengan Pemprov Lampung, terus berkarya dan berinovasi menciptakan teknologi pertanian baru yang modern yang dapat meningkatkan produksi, nilai tambah dan kesejahteraan petani juga masyarakat,” ujar Gubernur.

Baca Juga :  Restocking Ikan Upaya Nyata Pemprov Lampung Menjaga Ekosistem Sungai

Gubernur juga mengimbau agar nantinya alat ini dapat dikembangkan menjadi lebih baik lagi, terutama untuk tampilan produknya.

“Saya bangga akan temuan ini, selain nantinya dapat memenuhi kebutuhan pakan ternak Lampung, nantinya kita juga bisa memasok ke daerah-daerah yang membutuhkan pakan ternak,” ungkapnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Pertanian Unila Prof. Dr.Ir Iwan Sukri menjelaskan limbah batang singkong di Provinsi Lampung sebanyak 1,3684 juta ton/tahun. Alat ini menjadi solusi yang dibuat dengan pemanfaatan limbah batang singkong tersebut.

Baca Juga :  I Komang Koheri Jabat Plt Bupati Lampung Tengah Masa Jabatan 2025-2030

“Rabakong ini sendiri telah di uji coba, teknologi tepat guna, praktis dan murah. Jiga sudah memperoleh paten dari Kemenkumham RI Multi Produk,” terangnya.

(Bbg/Adpim)