24 Oktober 2026

News Lampung Terkini

Portal Berita Lampung

Perkuat Layanan Kesehatan, RSUD Abdul Moeloek Lampung Hadirkan Teknologi Neurointervensi DSA

Newslampungterkini.com – Rumah Sakit Umum Daerah Dr. H. Abdul Moeloek (RSUDAM) Lampung mencatat langkah penting dalam pengembangan layanan kesehatan dengan melaksanakan tindakan neurointervensi Digital Subtraction Angiography (DSA) untuk pertama kalinya di Provinsi Lampung. Jumat (23/10/2026).

Kehadiran layanan ini menjadi bagian dari pengembangan teknologi medis untuk mendukung pemeriksaan dan penanganan gangguan pembuluh darah, khususnya yang membutuhkan teknologi pencitraan serta kompetensi medis khusus.

Direktur RSUDAM Lampung, dr. Lukman Pura, mengatakan pengembangan layanan spesialistik tersebut merupakan upaya rumah sakit dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sekaligus memperkuat perannya sebagai pusat rujukan medis di Provinsi Lampung.

Baca Juga :  Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2026, Wali Kota Berikan Beasiswa untuk Santri Bandar Lampung

Menurutnya, tersedianya layanan neurointervensi DSA diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang lebih kompleks, terutama dalam pemeriksaan dan intervensi pembuluh darah yang memerlukan teknologi serta keahlian khusus.

Digital Subtraction Angiography (DSA) merupakan teknologi pencitraan medis yang digunakan untuk memperlihatkan struktur pembuluh darah secara terperinci melalui pemberian zat kontras dan pemrosesan citra digital.

“Teknologi ini membantu dokter mengidentifikasi kelainan pembuluh darah sebagai dasar untuk menentukan langkah penanganan sesuai kondisi klinis pasien,” terang dr. Lukman Pura.

Melalui layanan tersebut, RSUDAM berupaya meningkatkan kemampuan diagnostik dan intervensi medis di daerah. Dengan demikian, masyarakat Lampung diharapkan memiliki akses yang lebih luas terhadap layanan kesehatan berteknologi tinggi tanpa harus selalu menjalani pemeriksaan atau tindakan ke luar provinsi.

Baca Juga :  Mau Ikut Lava Run 2026 Lampung Selatan? Ini Cara Daftar dan Ambil Jersey Gratis untuk 5000 Peserta

Meski demikian, pelaksanaan tindakan DSA tetap harus didasarkan pada hasil evaluasi medis, indikasi klinis, serta pertimbangan manfaat dan risiko bagi pasien. Kesiapan fasilitas, kompetensi tenaga medis, dan penerapan standar keselamatan pasien juga menjadi aspek penting dalam penyelenggaraan layanan ini.

Pelaksanaan neurointervensi DSA di RSUDAM Lampung didukung kolaborasi dokter spesialis neurologi dan bedah saraf bersama tenaga ahli dari RS Pleni Jakarta.

Baca Juga :  Gubernur Apresiasi Desa Karang Pucung dan Kelurahan Gedung Air Wakili Lampung di Tingkat Nasional

Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan kompetensi dan pengembangan layanan spesialistik agar penanganan pasien dapat dilakukan sesuai standar medis yang berlaku.

Dengan pengembangan layanan neurointervensi DSA ini, RSUDAM Lampung diharapkan semakin mampu menjawab kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang modern, berkualitas, dan didukung teknologi medis terkini.

Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari penguatan kapasitas rumah sakit rujukan daerah dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat Lampung.(sn)

Baca Berita di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *