Bandar Lampung Terkini

25 September 2026

News Lampung Terkini

Portal Berita Lampung

Abu Vulkanik Anak Krakatau, Pemerintah Kota Bandar Lampung Lakukan Penyemprotan di Ruas Jalan Protokol

Newslampungterkini.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung melakukan penyemprotan air di sejumlah ruas jalan protokol yang terselimuti abu vulkanik akibat erupsi menerus Gunung Anak Krakatau (GAK) sejak Sabtu (5/9).

“Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) sudah kami perintahkan untuk melakukan penyemprotan air di sejumlah ruas jalan protokol,” kata Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana, Minggu (6/9/2026)

Baca Juga :  Jefri Arifin Kembali Pimpin SMSI Bandar Lampung, 33 Suara Jadi Modal Perkuat Solidaritas

Wali Kota Eva mengatakan penyemprotan dilakukan untuk membasahi debu vulkanik yang menempel di permukaan jalan yang dinilai mengganggu pengguna jalan.

“Diharapkan dengan penyemprotan ini dapat mengurangi debu vulkanik GAK yang beterbangan dan mengganggu masyarakat maupun pengguna jalan,” katanya.

Selain itu, Wali Kota juga mengimbau petugas di setiap kecamatan untuk melakukan pendataan wilayah yang terdampak debu vulkanik.

Baca Juga :  Kemah Bhakti Satya Linmas dan Pengukuhan Organisasi Aslinmas Digelar di Bandar Lampung

“Pendataan dilakukan guna mengetahui sebaran wilayah yang terkena dampak dan menjadi dasar pemerintah dalam menentukan langkah penanganan selanjutnya,” kata dia.

Kepala Dinas Damkarmat Kota Bandar Lampung Antoni Irawan menyatakan pihaknya mengerahkan armada bersama BPBD untuk melakukan penyemprotan di sejumlah ruas jalan.

Baca Juga :  HUT ke-81 PMI, Purnama Wulan Sari Mirza Perkuat Gerakan Kemanusiaan di Lampung

“Atas arahan Ibu Wali Kota, kami bersama BPBD melakukan penyemprotan di sejumlah ruas jalan protokol. Ini sebagai langkah penanggulangan untuk mengurangi efek debu vulkanik yang beterbangan dan mengganggu masyarakat,” katanya

Sementara itu, pendataan oleh petugas di tingkat kecamatan terus dilakukan untuk menghimpun informasi mengenai wilayah yang terdampak.
Baca Berita di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *