3 Agustus 2026

News Lampung Terkini

Portal Berita Lampung

Pemerintah Kabupaten Tubaba Gelar Pemberdayaan Perempuan Bidang Hukum Bersama Forum PUSPA

Newslampungterkini.com – Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) menggelar kegiatan Pemberdayaan Perempuan Bidang Hukum bersama Forum Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (PUSPA) di Ruang Rapat Dinas PPPA Tubaba, Senin (03/08/2026).

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Ketua I Tim Penggerak PKK Kabupaten Tubaba, Ny. Ana Nadirsyah, serta dihadiri Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Tubaba, perwakilan Ikatan Keluarga Dewan (IKD), Ketua Forum PUSPA, Ketua PUSPAGA, organisasi-organisasi perempuan se-Kabupaten Tubaba, dan seluruh peserta sosialisasi.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas PPPA Kabupaten Tubaba, dr. Wita Hestriani, M.Kes, menjelaskan bahwa Forum PUSPA merupakan forum yang menghimpun berbagai unsur, mulai dari pemerintah, dunia usaha, organisasi masyarakat, media, perguruan tinggi, hingga individu yang memiliki kepedulian terhadap kesejahteraan perempuan dan anak.

Ia menyampaikan bahwa kepengurusan Forum PUSPA di Kabupaten Tubaba telah beberapa kali mengalami pergantian dan saat ini beranggotakan berbagai organisasi perempuan, seperti TP-PKK, Dharma Wanita Persatuan, Salimah, Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Aisyiyah, Muslimat, serta unsur organisasi lainnya sebagai bentuk kolaborasi bersama Dinas PPPA.

Baca Juga :  Menuju Merah Putih Berkibar, Diklat Paskibraka Kabupaten Tulang Bawang Barat 2026 Resmi Dibuka

Menurutnya, masih banyak organisasi yang belum mengetahui bahwa mereka merupakan bagian dari Forum PUSPA. Karena itu, kegiatan tersebut juga menjadi ajang silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antarorganisasi dalam menjalankan program pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

“Forum PUSPA menjadi wadah kolaborasi pemerintah, dunia usaha, organisasi masyarakat, media, perguruan tinggi, dan berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap perempuan dan anak. Permasalahan perempuan dan anak tidak dapat diselesaikan sendiri, sehingga diperlukan sinergi semua pihak,” ujar dr. Wita.

Ia juga menekankan bahwa upaya melindungi perempuan dan anak memerlukan dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk kaum laki-laki, sehingga perlindungan terhadap perempuan dan anak dapat berjalan lebih optimal.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Perkuat Pembangunan Rumah Layak Huni, Dukung SDM Unggul dan Masyarakat Sehat

Sementara itu, Ketua I TP-PKK Kabupaten Tubaba, Ny. Ana Nadirsyah, mengatakan bahwa kegiatan tersebut menjadi sarana untuk meningkatkan pemahaman perempuan mengenai hak-hak mereka, pemberdayaan, serta perlindungan hukum.

Menurutnya, perempuan harus memiliki kesempatan untuk berkembang, berkarya, dan memperoleh perlindungan yang sama tanpa adanya diskriminasi gender.

” Melalui Forum PUSPA, perempuan didorong untuk berdaya dan memahami hak-haknya agar memperoleh perlindungan hukum. Berdaya tidak hanya bekerja di luar rumah, tetapi juga menjalankan peran penting dalam membangun keluarga yang kuat,” katanya.

Ia juga menyoroti masih tingginya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang memerlukan kepedulian bersama.

“Kekerasan terhadap perempuan dan anak merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, Forum PUSPA harus menjadi garda terdepan dalam mendorong kepedulian dan memastikan perempuan serta anak memperoleh perlindungan dan hak-haknya,” tambahnya.

Baca Juga :  Upaya Jaga Fiskal Daerah dan Pelayanan Publik, Pemkab Tubaba Gelar Rapat Koordinasi

Ny. Ana juga mengingatkan pentingnya pola pengasuhan yang tepat dalam mendidik anak. Menurutnya, orang tua perlu membedakan antara sikap tegas dalam membentuk karakter anak dengan tindakan kasar yang dapat menimbulkan kekerasan verbal maupun fisik dan berdampak pada kondisi psikologis anak.

Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi mengenai “Mewujudkan Keadilan dan Perlindungan Bersama Forum Puspa” yang disampaikan oleh Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Tubaba, Budi Sugiyanto, S.H., M.H.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Tubaba berharap kolaborasi seluruh pemangku kepentingan semakin kuat dalam meningkatkan pemberdayaan perempuan, memperluas pemahaman masyarakat terhadap perlindungan hukum, serta mewujudkan lingkungan yang aman dan ramah bagi perempuan dan anak.(ar)

Baca Berita di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *