28 Juli 2026

News Lampung Terkini

Portal Berita Lampung

Bupati Tubaba Tinjau Progres Pembangunan RSUD Bersama BPKP Provinsi Lampung: Realisasi Fisik Lampaui Target

Newslampungterkini.com – Bupati Tulang Bawang Barat (Tubaba), Ir. Novriwan Jaya, S.P., bersama Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Lampung, Agus Setyawan, meninjau langsung progres pembangunan dan renovasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tulang Bawang Barat, Senin (27/07/2026).

Peninjauan yang berlangsung di kompleks pembangunan RSUD Tulang Bawang Barat tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Tubaba dalam memastikan pembangunan rumah sakit berjalan sesuai perencanaan, baik dari aspek kualitas konstruksi, ketepatan waktu penyelesaian, maupun akuntabilitas pelaksanaan pekerjaan.

Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari monitoring bersama BPKP Provinsi Lampung terhadap pelaksanaan proyek strategis di bidang kesehatan.

Dalam pemaparan yang disampaikan Manajer Komersial proyek dijelaskan bahwa pembangunan RSUD Tulang Bawang Barat merupakan proyek milik Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yang didanai melalui DIPA Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Tahun Anggaran 2026.

Sementara itu, PT Agrinas Jalandri Nusantara bertindak sebagai konsultan pengawas yang memastikan seluruh tahapan pekerjaan dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis dan ketentuan yang berlaku.

Baca Juga :  Provinsi Lampung Ditunjuk Jadi Tuan Rumah PIT POGI 2027

Proyek pembangunan tersebut memiliki nilai kontrak sebesar Rp128.344.600.000,00 dengan masa pelaksanaan selama 296 hari kalender, terhitung sejak 11 Maret hingga 31 Desember 2026. Setelah konstruksi selesai, proyek akan memasuki masa pemeliharaan selama 365 hari kalender, mulai 1 Januari hingga 31 Desember 2027.

Pembangunan RSUD Tubaba dilaksanakan menggunakan skema Design and Build, sehingga penyedia jasa tidak hanya bertanggung jawab terhadap pelaksanaan konstruksi, tetapi juga pengembangan Detail Engineering Design (DED) yang disusun bersama konsultan perencana untuk menyempurnakan desain sesuai kebutuhan pelayanan rumah sakit dan standar teknis yang berlaku.

Ruang lingkup pekerjaan meliputi pengembangan desain, pembangunan struktur mulai dari pondasi hingga atap, pekerjaan arsitektur, mekanikal, elektrikal dan plumbing (MEP), penataan kawasan (landscape), pembangunan pagar rumah sakit, pengurusan seluruh perizinan, hingga masa pemeliharaan setelah pembangunan selesai.

Baca Juga :  Penetrasi Pasar di Lambu Kibang Diserbu Warga, Ludes dalam Waktu Kurang dari Satu Jam

Berdasarkan laporan pelaksanaan hingga minggu ke-20, progres pembangunan menunjukkan hasil yang sangat baik. Realisasi fisik telah mencapai 23,93 persen, melampaui target rencana sebesar 16,21 persen, atau mengalami deviasi positif sebesar 7,709 persen.

Secara fisik, pekerjaan struktur telah mencapai lantai atap. Pengecoran atap telah selesai pada dua zona, sementara satu zona lainnya masih dalam tahap penyelesaian.

Pekerjaan sistem lantai telah diselesaikan hingga lantai delapan, sedangkan pekerjaan arsitektur telah memasuki tahap pemasangan dinding pada lantai satu.

Usai meninjau sejumlah titik pembangunan, Bupati Novriwan Jaya menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, BPKP Provinsi Lampung, konsultan pengawas, penyedia jasa konstruksi, dan seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan RSUD Tulang Bawang Barat.

Menurut Bupati, pembangunan RSUD merupakan salah satu program strategis yang menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten Tubaba dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.

Oleh karena itu, ia menegaskan bahwa setiap tahapan pembangunan harus mengedepankan kualitas pekerjaan, ketepatan waktu, akuntabilitas pengelolaan anggaran, serta penerapan keselamatan dan kesehatan kerja.

Baca Juga :  Pemerintah Kota Bandar Lampung Lantik 96 Pejabat: Masyarakat Butuh Pelayanan Cepat dan Ramah

“Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat berkomitmen mengawal pembangunan RSUD ini agar dapat selesai sesuai target dengan kualitas terbaik. Kehadiran rumah sakit yang representatif akan memberikan pelayanan kesehatan yang lebih modern, nyaman, dan berkualitas bagi masyarakat Tubaba,” ujar Novriwan Jaya.

Bupati juga berharap sinergi yang telah terbangun antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, BPKP, serta seluruh pihak yang terlibat dapat terus diperkuat sehingga pembangunan RSUD Tulang Bawang Barat dapat diselesaikan tepat waktu dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Melalui pembangunan RSUD yang representatif, Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat menargetkan terwujudnya fasilitas layanan kesehatan yang mampu memenuhi kebutuhan masyarakat dengan pelayanan yang semakin cepat, lengkap, aman, dan berkualitas.(ar)

Baca Berita di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *