28 April 2026

News Lampung Terkini

Portal Berita Lampung

Percepat Deteksi TBC, Dinkes Bandar Lampung Gunakan X-Ray Portabel

News Lampung Terkini

Newslampungterkini.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandar Lampung terus berinovasi dalam upaya menekan kasus Tuberkulosis (TBC).

Salah satu langkah terbarunya yakni dengan memanfaatkan teknologi X-ray portabel untuk mendeteksi pasien TBC secara lebih cepat dan akurat.

“Kami terus bergerak untuk menuntaskan TBC, salah satunya dengan menggunakan teknologi X-ray guna mendeteksi penyakit tersebut,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Bandar Lampung, Muhtadi Arsyad Tumenggung, Jumat, 24 Oktober 2025.

Baca Juga :  Wagub Jihan Sampaikan LKPJ 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Lampung

Muhtadi menjelaskan, dengan teknologi X-ray portabel ini, tenaga kesehatan bisa turun langsung ke lapangan melakukan deteksi dini, bahkan hingga ke lingkungan lembaga pemasyarakatan dan sekolah-sekolah.

“Langkah ini merupakan bagian dari strategi besar untuk menekan angka penularan TBC di kota ini, sekaligus mendukung target eliminasi TBC nasional pada 2030,” terangnya.

Muhtadi Arsyad Tumenggung

Ia mengakui, banyak kasus TBC yang tidak terdeteksi karena masyarakat kerap menganggap batuk berkepanjangan sebagai hal biasa. Padahal, keterlambatan diagnosis justru meningkatkan risiko penularan di lingkungan sekitar.

Baca Juga :  Dampingi Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Wakil Gubernur Jihan Nurlela Tinjau Pelaksanaan Sekolah Rakyat di Lampung Selatan

Terapkan Program Nasional TOSS

Seluruh puskesmas di Bandar Lampung kini telah menerapkan program nasional TOSS (Temukan, Obati, Sampai Sembuh) sebagai langkah utama menekan penyebaran penyakit TBC.

“Dinkes tidak lagi menunggu pasien datang ke fasilitas kesehatan. Tenaga kesehatan kami akan mendatangi rumah warga untuk memeriksa dahak dan melakukan wawancara gejala. Bila ditemukan indikasi TBC, pasien langsung diberikan pengobatan sesuai standar nasional,” jelasnya.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Buka Seleksi Anggota Paskibraka Tingkat Provinsi dan Nasional Tahun 2026

Ia menegaskan, seluruh pasien TBC akan dipantau oleh Pengawas Minum Obat (PMO) dari kalangan kader atau petugas kesehatan agar mereka tidak putus pengobatan hingga benar-benar sembuh.

“Kami juga mencatat seluruh proses pengobatan melalui aplikasi Sistem Informasi Tuberkulosis (SITB), sehingga setiap tahapan bisa dipantau secara transparan dan terukur,” tandasnya.(sn)

Baca Berita Lain di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *