6 November 2026

News Lampung Terkini

Portal Berita Lampung

Komisi V DPRD Provinsi Lampung Sidak RSUD Abdul Moeloek

Newslampungterkini.com – Komisi V DPRD Provinsi Lampung inspeksi mendadak (Sidak) terhadap bangunan gedung perawatan bedah terpadu RSUD Abdul Moeloek, Jum’at (3/06/2022).

Sidak tersebut dilakukan usai ramainya pemberitaan jika gedung yang menelan anggaran mencapai Rp38 miliar dan dikerjakan oleh PT. Harapan Jejama Wawai (HJW) terlihat miring dan rentan amblas.

Ketua Komisi V DPRD Provinsi Lampung Yanuar Irawan menerangkan jika diperlukan tim teknis untuk memastikan apakah gedung milik rumah sakit ber plat merah tersebut benar-benar bermasalah.

“Pengerjaan bangunan ini memang belum selesai 100 persen. Namun secara umum kita lihat ini sudah memenuhi syarat. Tapi perlu orang teknis karena didalamnya kita tidak tahu kekuatannya seperti apa,” kata Yanuar.

Baca Juga :  Wakil Gubernur Jihan Nurlela Tinjau Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Pasar Kota Krui

Yanuar meminta kepada pihak RSUD Abdul Moeloek untuk segera mendatangkan tim teknis guna menguji spesifikasi bangun berlantai empat tersebut.

“Saya sudah minta dengan Pak Direktur agar mendatangkan orang teknis yang tahu. Termasuk dari kita juga akan cek betul kekuatan nya. Terlihat miring memang, tapi apakah kualitas didalamnya jelek tentu butuh kajian,” tuturnya.

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Mikdar Ilyas, mengungkapkan jika nantinya terbukti bangunan tersebut tidak sesuai dengan spesifikasi maka pihak ketiga harus segera bertanggungjawab.

“Semua yang terlibat dalam kegiatan ini harus mengambil pembelajaran. Semua mesti hati-hati karena kita khawatirkan akibat tukang yang bekerja tidak maksimal tersebut akan berdampak buruk dimasa yang akan datang,” kata dia.

Baca Juga :  Polda Lampung Ungkap 15 Kasus Penyalahgunaan BBM Subsidi, 20 Orang Jadi Tersangka

Sementara itu, Direktur RSUD Abdul Moeloek, dr. Lukman Pura, mengungkapkan jika dirinya berterimakasih kepada semua pihak yang ikut mengawal pembangunan di rumah sakit tersebut.

Ia juga mengungkapkan jika pihaknya akan segera menindaklanjuti segala sesuatu yang menjadi rekomendasi DPRD Provinsi Lampung dan akan mendatangkan tim teknis.

“Pembangunan gedung ini belum selesai, kita akan tunggu rekomendasi karena ini menyangkut teknis sehingga harus di jawab dengan teknis oleh orang yang tahu dan paham,” tutupnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *