16 Oktober 2026

News Lampung Terkini

Portal Berita Lampung

JNE Bandar Lampung Gandeng Insan Pers dan UMKM, Strategi Digital Jadi Kunci Perluas Pasar

Newslampungterkini.com – JNE terus memperkuat sinergi dengan insan pers dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta meningkatkan daya saing produk lokal di tengah perkembangan bisnis digital.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Media Gathering bersama insan pers di Hotel Kyriad, Tanjungkarang Barat, Kota Bandar Lampung, Kamis (15/10/2026). Kegiatan ini menjadi ruang silaturahmi, pertukaran gagasan, sekaligus berbagi pengalaman mengenai strategi pengembangan usaha di tengah persaingan pasar yang semakin kompetitif.

Dalam kegiatan tersebut, JNE menghadirkan Nina Suryani, pemilik brand Milea yang bergerak di bidang konveksi dan fashion. Nina membagikan pengalaman membangun bisnis, memanfaatkan pemasaran digital, hingga menghadapi berbagai tantangan dalam mempertahankan dan mengembangkan usaha.

Diskusi ini menyoroti pentingnya inovasi, pemanfaatan media sosial, serta dukungan layanan logistik sebagai bagian dari strategi pelaku UMKM untuk memperluas jangkauan pasar.

Pemanfaatan Media Sosial Jadi Strategi Pemasaran UMKM

Dalam sesi berbagi pengalaman, Nina Suryani mengungkapkan bahwa pemanfaatan media sosial menjadi salah satu strategi penting dalam memperkenalkan produk Milea kepada konsumen.

Menurutnya, keterlibatan pemilik usaha secara langsung dalam kegiatan promosi dapat membantu membangun kedekatan dengan pelanggan sekaligus memperkuat karakter dan nilai produk yang ditawarkan.

Baca Juga :  Pajak dan Retribusi Lampung Selatan Tembus Rp224 Miliar, Pemkab Siapkan Strategi Kejar Target Akhir Tahun

“Strategi tersebut menjadi salah satu upaya untuk mempertahankan karakter dan nilai produk sekaligus menekan biaya promosi agar pemasaran berjalan lebih efektif,” ujarnya.

Strategi pemasaran digital dinilai semakin relevan bagi UMKM, terutama untuk menjangkau konsumen di luar wilayah pemasaran konvensional. Melalui platform digital, pelaku usaha memiliki kesempatan memperkenalkan produk kepada pasar yang lebih luas dengan pendekatan promosi yang sesuai dengan karakter konsumen.

Meski demikian, pelaku UMKM tetap perlu menjaga kualitas produk, memahami kebutuhan pasar, serta membangun kepercayaan pelanggan agar mampu bertahan di tengah persaingan bisnis yang terus berkembang.

JNE Jadi Bagian dari Perjalanan Bisnis Milea Sejak 2010

Nina juga menceritakan bahwa dirinya telah menggunakan layanan JNE sejak 2010, ketika masih menjalani masa kuliah. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan panjangnya dalam menjalankan dan mengembangkan usaha hingga saat ini.

Bagi pelaku UMKM, layanan logistik memiliki peran penting dalam menunjang operasional bisnis, khususnya dalam mendistribusikan produk kepada pelanggan di berbagai daerah.

Kelancaran pengiriman menjadi salah satu faktor yang mendukung aktivitas penjualan, terlebih bagi usaha yang mengandalkan platform digital untuk menjangkau konsumen. Produk yang dipasarkan secara daring membutuhkan sistem distribusi yang dapat membantu menjembatani pelaku usaha dengan pelanggan di berbagai wilayah.

Baca Juga :  Banjir Dukungan, Hendarwan Gaungkan Salam Dua Jari di Pulung Kencana

Karena itu, sinergi antara pelaku UMKM dan perusahaan logistik menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem bisnis yang mampu mengikuti perkembangan perdagangan digital.

JNE Apresiasi Peran Insan Pers dalam Mendukung UMKM Lokal

Sementara itu, Public Relation Region Sumatera JNE Express, Khairul Tanjung, menyampaikan apresiasi kepada insan media atas kontribusinya dalam menyebarluaskan informasi mengenai kegiatan perusahaan, potensi UMKM, serta perkembangan usaha lokal.

Menurutnya, media memiliki peran strategis dalam memperkenalkan produk dan potensi pelaku usaha daerah kepada masyarakat luas. Pemberitaan yang informatif dapat membantu meningkatkan perhatian publik terhadap produk lokal sekaligus membuka peluang promosi bagi pelaku UMKM.

“Hubungan yang baik antara perusahaan dan media, lanjutnya, diharapkan dapat terus terjaga melalui komunikasi terbuka dan kolaborasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Sinergi tersebut menjadi penting karena perkembangan UMKM tidak hanya ditentukan oleh kualitas produk dan strategi penjualan, tetapi juga oleh kemampuan pelaku usaha membangun citra, memperluas jaringan, dan menjangkau calon konsumen.

Baca Juga :  DPRD Setujui Perubahan Perda Lahan Pertanian, Lampung Selatan Jaga Keberlanjutan Pangan

Kolaborasi Jadi Dorongan bagi Pertumbuhan UMKM Lampung

Kegiatan Media Gathering JNE Bandar Lampung ini juga menjadi wadah untuk bertukar pandangan mengenai tantangan bisnis, optimalisasi pemasaran digital, dan pentingnya distribusi dalam mendukung peningkatan penjualan.

Di tengah perubahan lanskap bisnis, pelaku UMKM dituntut semakin adaptif dalam memanfaatkan teknologi, membaca peluang pasar, serta menjaga kualitas dan konsistensi produk.

Kolaborasi antara pelaku usaha, insan pers, dan perusahaan logistik dapat menjadi salah satu langkah strategis untuk menjawab tantangan tersebut. Media berperan memperluas jangkauan informasi dan promosi, sementara layanan logistik mendukung proses pengiriman produk kepada pelanggan.

Melalui kegiatan ini, JNE berharap hubungan dengan insan pers dan pelaku UMKM lokal semakin erat. Sinergi tersebut diharapkan mampu membuka peluang usaha yang lebih luas, memperkuat daya saing produk lokal, serta mendorong UMKM di Lampung terus tumbuh dan berkembang di era ekonomi digital.

Upaya membangun kolaborasi lintas sektor ini sekaligus menegaskan pentingnya dukungan bersama dalam menciptakan ekosistem usaha yang produktif, kompetitif, dan berkelanjutan bagi pelaku UMKM daerah.(sn)

Baca Berita di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *