8 Oktober 2026

News Lampung Terkini

Portal Berita Lampung

Protes Pembatasan Peliputan, Forum Penjaga Pilar Demokrasi Layangkan Petisi ke Gubernur Lampung

Newslampungterkini.com – Lintas organisasi wartawan dan media yang tergabung dalam Forum Penjaga Pilar Demokrasi melayangkan petisi terbuka kepada Gubernur Lampung pada Rabu (7/10/2026). Petisi tersebut memuat protes keras dan keprihatinan atas tindakan oknum Tim Media Gubernur Lampung yang dinilai berulang kali menghalangi kerja-kerja jurnalistik wartawan di lapangan.

Juru bicara Forum Penjaga Pilar Demokrasi Abung Mamasa menyatakan, tindakan pembatasan peliputan ini telah menciderai kemerdekaan pers serta mengganggu fungsi wartawan dalam mencari, memperoleh, mengolah, dan menyampaikan informasi publik sebagaimana diamanatkan oleh undang-undang.

Rentetan Insiden di Lapangan

Dalam petisi tersebut, forum menyoroti insiden terbaru yang terjadi pada turnamen Padel Gubernur Cup di The Canopy, yang diselenggarakan dalam rangka peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas). Dalam kegiatan tersebut, seorang personel Tim Media Gubernur Lampung bernama Dina Puspa disinyalir melakukan pelarangan peliputan terhadap sejumlah wartawan.

Baca Juga :  Tekan Harga Beras Premium, Pemkot Bandar Lampung Gencarkan Penetrasi Pasar Tiga Kali Sepekan

Forum mengungkapkan, kejadian serupa bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya, tindakan pengetatan dan pembatasan peliputan juga dialami wartawan pada kegiatan Satlinmas di Bandar Lampung. Selain itu, insiden serupa dilaporkan terjadi di Kabupaten Lampung Barat saat agenda monitoring Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS), di mana jurnalis dan masyarakat dilarang mengambil gambar kegiatan Gubernur.

“Kami memahami adanya tata tertib teknis dalam setiap agenda pemerintah. Namun, pengaturan tersebut semestinya tidak dilakukan dengan melarang wartawan menjalankan tugasnya, apalagi tanpa alasan objektif dan transparan,” tegas Abung Mamasa perwakilan forum dalam keterangannya.

Sikap represif oknum tim media tersebut dinilai sangat bertolak belakang dengan figur Gubernur Lampung yang selama ini dikenal dekat, terbuka, serta responsif terhadap insan pers.

Baca Juga :  Keamanan Siber Diperkuat, Pemprov Lampung Raih Apresiasi Nasional dari BSSN

Empat Tuntutan Utama

Melalui petisi yang ditandatangani oleh delapan organisasi pers di Lampung (IJP, Forwako, IJTI, PFI, AJI, FJPI, AMSI, dan PWRI), Forum Penjaga Pilar Demokrasi menyampaikan empat tuntutan mendesak:

Evaluasi dan Pemanggilan: Meminta Gubernur Lampung mengevaluasi tindakan pelarangan peliputan pada acara Padel Gubernur Cup serta memanggil oknum tim media yang terlibat, yaitu Dina Puspa dan Verza Amelia Efendi.

Klarifikasi Resmi: Meminta kejelasan mengenai kewenangan dan dasar hukum Tim Media Gubernur dalam melarang atau membatasi kerja wartawan di lapangan.

Transparansi Anggaran: Menuntut keterbukaan informasi terkait penggunaan anggaran Tim Media Gubernur yang diduga bersumber dari APBD Provinsi Lampung mengingat digunakannya atribut/logo resmi Pemprov Lampung.

Baca Juga :  Wali Kota Hadiri Rapat Paripurna Penyampaian Pemandangan Umum Fraksi DPRD Bandar Lampung

Ancaman Boikot (Sikap Tegas): Apabila tuntutan tidak diakomodasi dalam waktu 1×24 jam, insan pers yang tergabung dalam forum menyatakan akan melakukan boikot terhadap pemberitaan program pembangunan dan mengambil sikap kritis terhadap seluruh kebijakan Pemprov Lampung.

Jaga Sinergitas dan Pilar Demokrasi

Forum menegaskan bahwa petisi ini disampaikan bukan atas dasar sentimen pribadi, melainkan demi menjaga pilar demokrasi serta memastikan transparansi publik tetap berjalan dengan baik. Hubungan harmonis antara Pemprov Lampung dan insan pers diharapkan tidak rusak akibat pola komunikasi yang keliru dari oknum tim media.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Pemerintah Provinsi Lampung maupun Tim Media Gubernur belum memberikan keterangan resmi terkait petisi yang dilayangkan tersebut.(*)

Baca Berita di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *